Renovasi Ruang Plamboyan RS Batara Siang Masuki Hari Keempat, Papan Proyek Belum Ada

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Renovasi Ruang Plamboyan RS Batara Siang Masuki Hari Keempat, Papan Proyek Belum Ada

LiputanKPK.com. PANGKEP — Proyek renovasi dan pelebaran kamar pasien serta fasilitas kamar mandi di ruang Plamboyan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Siang Pangkep, kini tengah berjalan dan telah memasuki hari keempat pengerjaan. Aktivitas di lokasi tampak cukup aktif dengan sejumlah pekerja dan peralatan konstruksi. Namun, sorotan publik mulai muncul lantaran tak terlihat adanya papan informasi proyek yang terpasang di area pekerjaan.

Padahal, sesuai ketentuan dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, keberadaan papan proyek merupakan hal wajib sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban publik. Papan tersebut harus memuat informasi penting seperti nama proyek, sumber dana, nilai anggaran, nama kontraktor pelaksana, serta jangka waktu pengerjaan.

Proyek renovasi ini diketahui oleh Petrus Sandalayuk sebagai pelaksana PT Berkah Lagaligo, sebuah perusahaan konstruksi yang berbasis di Makassar. Namun hingga berita ini diturunkan pada Jumat, 1 Agustus 2025, pihak kontraktor maupun manajemen rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan pemasangan papan proyek tersebut.

Sejumlah pihak mulai mempertanyakan komitmen terhadap keterbukaan informasi dalam pelaksanaan proyek yang menyangkut fasilitas publik. Apalagi, rumah sakit adalah institusi vital yang menyangkut layanan kesehatan masyarakat. Ketidakterbukaan dalam pelaksanaan proyek renovasi bisa menimbulkan kecurigaan dan mengurangi kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran negara di sektor kesehatan.

Menurut salah satu warga yang enggan disebut namanya, ia mengaku heran melihat proyek berjalan tanpa ada informasi resmi yang bisa diakses masyarakat. “Seharusnya dari awal sudah jelas berapa anggarannya, dikerjakan oleh siapa, dan sampai kapan. Biar masyarakat tahu dan bisa ikut mengawasi,” ujarnya.

Transparansi proyek pemerintah bukan hanya formalitas, melainkan bagian penting dari tata kelola yang baik (good governance). Ketika elemen seperti papan proyek diabaikan, maka potensi pelanggaran atau penyalahgunaan anggaran akan lebih sulit untuk dideteksi publik.

Untuk itu, pihak terkait — baik kontraktor maupun manajemen RS Batara Siang — diharapkan segera memberikan klarifikasi serta memasang papan informasi sesuai ketentuan. Pengawasan publik dan peran media juga dibutuhkan agar setiap pelaksanaan proyek yang menggunakan uang negara berjalan sesuai prosedur, jujur, dan terbuka.

Penulis: Muh. Ilham Nur

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *