Satlantas Polres Pangkep Edukasi Tertib Lalu Lintas di Sekolah, Serta Pembagian Helm untuk Pelajar
LiputanKPK.com. PANGKEP — Dalam rangka menyambut Hari Keselamatan Lalu Lintas serta Hari Ulang Tahun Polisi Lalu Lintas (HUT Polantas) ke-70, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pangkep menggelar kegiatan edukasi tertib berlalu lintas yang menyasar kalangan pelajar. Salah satu agenda utamanya adalah menjadi inspektur upacara (Irup) di sejumlah sekolah, termasuk di STM Muhammadiyah Bungoro pada Senin (8/9/2025).
Dalam amanat yang dibacakan mewakili Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulawesi Selatan, ditekankan pentingnya menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini, khususnya di kalangan pelajar yang masih rentan terhadap pelanggaran.
“Masih banyak pelanggaran lalu lintas yang didominasi oleh pelajar, dan hal ini tentu sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Disiplin adalah kunci—disiplin terhadap aturan, pengendalian diri, serta konsistensi dalam bersikap. Semua itu harus didorong oleh kesadaran dan rasa tanggung jawab,” ujar Irup dalam arahannya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa disiplin merupakan pondasi dari kebiasaan positif, seperti menghargai waktu, bertanggung jawab, serta menjadi pribadi yang dapat dipercaya—terutama dalam rangka menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, berlalu lintas tidak hanya sekadar mematuhi rambu dan aturan hukum, tetapi juga menyangkut kewajiban untuk menjaga keselamatan jiwa dan harta, baik milik pribadi maupun orang lain.
Beberapa nilai penting yang harus dijunjung tinggi saat berada di jalan raya antara lain: kesadaran untuk berbagi ruang, kehati-hatian, menghormati hak pengguna jalan lainnya, kepatuhan terhadap aturan, kesabaran, serta kewaspadaan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap edukasi keselamatan lalu lintas, Satlantas Polres Pangkep juga membagikan sarana kontak keselamatan kepada para siswa. Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan pembagian helm gratis kepada pelajar.
Kanit Regiden Polres Pangkep, Ipda A. Irmayana, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja.
“Melalui pendekatan edukatif seperti ini, kami berharap tercipta generasi muda yang sadar hukum, tertib berlalu lintas, dan menjadikan keselamatan sebagai budaya,” ujarnya.
Penerbit: MIN












