Aceh Singkil, | liputankpk.com ~ Di tengah tantangan bencana banjir yang melanda Aceh Singkil, semangat gotong royong dan respons cepat pemerintah daerah membuahkan hasil. Sebanyak 134.197 kilogram bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berhasil disalurkan kepada 38.342 jiwa di delapan kecamatan terdampak dalam kurun waktu 10-24 Desember 2025. Penyaluran tahap kedua ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi di masa darurat.


Plt Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Singkil, Akhyaruddin ST., dengan bangga menyampaikan keberhasilan operasi penyaluran ini. “Alhamdulillah, seluruh bantuan telah tersalurkan di masa tanggap darurat tahap 2 ini. Kami sangat bersyukur melihat senyum kebahagiaan masyarakat yang terdampak, yang kini dapat melalui masa panik bencana dengan lebih aman,” ujar Akhyaruddin.


Delapan kecamatan yang menjadi fokus utama penyaluran ini meliputi Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah, Sp Kanan, Kuala Baru, Kuta Baharu, Suro, dan Danau Paris. Penentuan lokasi dan penerima bantuan dilakukan secara cermat berdasarkan data akurat dari setiap kampung terdampak, yang divalidasi oleh camat setempat, memastikan bantuan tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan akibat musibah banjir.


Bantuan CPP ini merupakan hasil kolaborasi dan respons cepat antara Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dengan Pemerintah Pusat. Berawal dari surat permohonan yang diajukan langsung oleh Bupati Aceh Singkil kepada Gubernur Aceh, kemudian diteruskan ke Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, proses pengadaan dan pengiriman bantuan berlangsung sangat efisien.

“Sesuai arahan Bapak Bupati Aceh Singkil, kami dari Dinas Pangan diperintahkan untuk mengawal langsung penyerahan bantuan ke kampung-kampung terdampak. Beliau sangat peduli kepada rakyatnya, terbukti dengan langkah cepat beliau menyurati Pak Gubernur dan Kepala Bapanas RI,” tambah Akhyaruddin. Ia juga menekankan betapa cepatnya respons tersebut, di mana keputusan untuk mengambil bantuan dari gudang Bulog di Pemko S.Salam dan penyalurannya hanya membutuhkan waktu satu hari.

Keberhasilan penyaluran bantuan ini juga mendapatkan momentum yang sangat tepat. Bertepatan dengan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), di mana kebutuhan pangan masyarakat cenderung meningkat drastis dan seringkali diiringi lonjakan harga, bantuan ini hadir sebagai penopang krusial.
“Penyaluran bantuan pangan CPP bencal ini pun dikala yang tepat, disaat kebutuhan pangan memuncak acara Nataru yang sangat banyak penggunaan kebutuhan pangan di masyarakat yang biasa terjadi lonjakan harga. Untungnya masyarakat sudah dapat bantuan terdampak banjir tanggap darurat tahap 2 ini,” jelas Akhyaruddin. Ini tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat tetapi juga mencegah potensi kerentanan pangan di tengah suasana perayaan.
Dinas Pangan Aceh Singkil menyampaikan terima kasih mendalam kepada rekan-rekan dari Bapanas RI, tim di daerah, serta terutama kepada Bupati Aceh Singkil atas kepercayaan yang diberikan. Keberhasilan operasi ini adalah cerminan dari sinergi yang kuat dan kepedulian yang mendalam terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menegaskan komitmennya untuk terus siaga dan responsif dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang, memastikan setiap warga mendapatkan perlindungan dan bantuan yang layak. Kisah ini menjadi inspirasi tentang bagaimana kepemimpinan yang tanggap dan kolaborasi yang efektif dapat membawa harapan di tengah kesulitan.{*}
Reporter : Khalikul Sakda












