Aceh Singkil | liputankpk.com ~ Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Bawaslu Aceh Singkil menggelar kegiatan ngabuburit bersama yang dirangkaikan dengan silaturahmi dan diskusi ringan antar jajaran sekretariat serta komisioner. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut dilaksanakan di salah satu Caffe di Rimo, Gunung Meriah, Aceh Singkil, pada Kamis 05/03/2026, sore menjelang waktu berbuka puasa.
Ngabuburit yang diikuti oleh pimpinan dan staf ini bukan sekadar menunggu waktu berbuka, namun menjadi momentum mempererat ukhuwah, memperkuat kebersamaan, serta membangun semangat kolektif dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan kepemiluan.
Suasana santai namun penuh makna terlihat ketika seluruh jajaran duduk bersama, berbagi cerita, serta berdiskusi ringan mengenai evaluasi pengawasan pasca tahapan Pemilu.
Ketua Bawaslu Aceh Singkil H.Syamsul Arifin,S.H,.dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, integritas, dan keikhlasan dalam bekerja.
Ia menekankan bahwa tugas pengawasan bukan hanya soal regulasi dan prosedur, tetapi juga tentang menjaga marwah demokrasi dengan hati yang bersih dan niat yang tulus.
“Momentum Ramadhan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga kekompakan dan mempererat silaturahmi. Dengan kebersamaan, tantangan seberat apa pun akan terasa lebih ringan,” ujarnya.
Kegiatan ngabuburit diisi dengan tausiyah singkat oleh Ustd Kholidin PP Pesantren Darul Takdip sekaligus Wakil Katua MPU Aceh Singkil, yang mengangkat tema pentingnya menjaga amanah dan profesionalitas dalam setiap tugas yang diemban.
Dalam tausiyah tersebut disampaikan bahwa pengawas pemilu memiliki tanggung jawab moral yang besar kepada masyarakat. Oleh karena itu, integritas dan solidaritas internal menjadi fondasi utama dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Selain tausiyah, kegiatan juga diisi dengan pembacaan doa bersama demi keberkahan lembaga serta keselamatan seluruh jajaran dalam menjalankan tugas. Kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta saling berbagi hidangan berbuka puasa yang telah disiapkan secara sederhana namun penuh rasa syukur.
Kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bersama pasca tahapan Pemilu yang telah dilalui. Diskusi ringan yang berlangsung mengangkat sejumlah catatan evaluasi, termasuk penguatan pengawasan partisipatif serta peningkatan koordinasi dengan stakeholder di daerah.
Semangat kebersamaan yang terbangun dalam ngabuburit tersebut diharapkan dapat terus terjaga, tidak hanya selama bulan Ramadhan, tetapi juga dalam aktivitas kerja sehari-hari. Silaturahmi yang kuat diyakini menjadi modal sosial penting dalam menjaga soliditas lembaga dan meningkatkan kinerja pengawasan ke depan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Aceh Singkil menunjukkan bahwa membangun lembaga yang kuat tidak hanya dilakukan melalui rapat formal dan kegiatan teknis, tetapi juga melalui sentuhan kebersamaan dan nilai-nilai spiritual. Ramadhan menjadi jembatan untuk mempererat hati, memperkuat komitmen, serta meneguhkan tekad dalam mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat di Kabupaten Aceh Singkil.
Dengan penuh kebersamaan, kegiatan ngabuburit ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur.
Momentum ini menjadi bukti bahwa silaturahmi adalah kekuatan utama dalam menjaga soliditas dan profesionalitas Bawaslu Aceh Singkil dalam setiap langkah pengawasan demokrasi.{*}
Reporter: Khalikul Sakda.













