Kota Bogor, Jawa Barat || LiputanKPK.com
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor menduga kebakaran yang melanda lapak barang bekas atau rongsokan di kawasan Ciheuleut, Kelurahan Baranangsiang, dipicu oleh hubungan pendek arus listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Bogor, M. Ade Nugraha, mengatakan berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, api pertama kali muncul dari bagian belakang gudang rongsokan.
“Jadi dugaannya, mungkin dari hubungan pendek arus listrik. Dugaan sementara seperti itu,” ujar Ade saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut Ade, saat kobaran api mulai membesar, para pekerja yang tengah beraktivitas di dalam area gudang langsung panik dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Damkar Kota Bogor bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran dengan mengerahkan sejumlah personel dan armada ke lokasi. Petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengendalikan kobaran api sebelum dilanjutkan dengan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Ade mengungkapkan, proses pemadaman sempat mengalami kendala karena banyaknya material mudah terbakar yang tersimpan di dalam lapak, seperti plastik, kardus, dan berbagai barang bekas lainnya. Kondisi tersebut membuat api cepat membesar sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk mencegah kobaran merembet ke area sekitar.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan terkait kerugian akibat kebakaran tersebut. Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Gudang Rongsokan di Ciheuleut Ludes Terbakar, Damkar Duga Dipicu Korsleting Listrik

───────────────────────────────────











