Kota Bogor, Jawa Barat || LiputanKPK.com
Pemerintah Kota Bogor menyoroti potensi kebocoran retribusi parkir pada malam hari. Aktivitas parkir yang masih berlangsung setelah pukul 17.00 WIB hingga malam hari dinilai belum seluruhnya tercatat dan disetorkan ke kas daerah. Senin, 31/08/2026.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan, persoalan tersebut terungkap berdasarkan hasil uji petik terhadap pengelolaan parkir di sejumlah titik di Kota Bogor.
Saat ini, terdapat sekitar 510 juru parkir (jukir) yang berada di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.
Menurut Jenal, potensi kebocoran paling terlihat pada aktivitas parkir malam. Sebagian jukir disebut hanya melakukan setoran hingga pukul 17.00 WIB, sementara aktivitas parkir di lapangan masih terus berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 WIB.
”Jukir yang lama itu banyak yang hanya setor sampai pukul 17.00. Padahal dari pukul 17.00 sampai 22.00 itu masih ada aktivitas parkir, tapi sering kali los, tidak ada setoran,” ujar Jenal.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemkot Bogor karena aktivitas parkir tetap menghasilkan penerimaan retribusi, namun belum seluruhnya masuk sebagai pendapatan daerah.
Untuk menutup celah kebocoran sekaligus meningkatkan pengawasan, Pemkot Bogor berencana menambah sekitar 500 jukir baru.
Penambahan tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan jumlah petugas di lapangan, tetapi juga menjadi bagian dari penataan ulang sistem pengelolaan parkir di Kota Bogor.
Dengan adanya penambahan jukir, Pemkot Bogor diharapkan dapat memastikan aktivitas parkir, termasuk pada malam hari, tercatat secara lebih tertib sehingga potensi penerimaan daerah tidak hilang.
Pemkot Bogor juga perlu memperkuat mekanisme pengawasan dan pencatatan setoran agar seluruh aktivitas parkir yang berlangsung di lapangan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
Langkah tersebut menjadi penting di tengah upaya pemerintah daerah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membenahi tata kelola perparkiran di Kota Bogor.
Retribusi Parkir Malam Diduga Bocor, Pemkot Bogor Siapkan 500 Jukir Baru

───────────────────────────────────











