Wakil Bupati Pangkep Resmi Tutup Kegiatan Orientasi Kepemimpinan Kepala Desa se-Kabupaten Pangkep.
LiputanKPK.com. Pangkep, Minfggu 22 Juni 2025 – Wakil Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Drs. H. Abd Rahman Assagaf, M.I.Kom., secara resmi menutup kegiatan Orientasi Kepemimpinan Kepala Desa se-Kabupaten Pangkep yang digelar di Lapangan Balai Diklat Hutan Lindung, Desa Tabo-tabo, Kecamatan Bungoro.
Kegiatan ini berlangsung selama empat hari dan diikuti oleh 63 peserta dari total 65 kepala desa se-Kabupaten Pangkep. Dua peserta tidak dapat hadir dengan keterangan resmi karena sedang melaksanakan ibadah haji.
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pangkep selaku Inspektur Upacara, didampingi oleh Komandan Upacara Pasi Log Kodim 1421/Pangkep, Lettu Inf. Mukarram, serta Perwira Upacara Pasi Intel Kodim 1421/Pangkep, Kapten Kav. Daniel.
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat penting, antara lain:
Danramil 1421-09 Kalmas, Mayor Arm Takdir. Kepala Dinas PMD Kabupaten Pangkep, Ir. Djadjang, ST, MT, IPU. Sekretaris Dinas PMD, Dzulfadli, S.IP, M.Si.
Para Camat se-Kabupaten Pangkep, termasuk:
Bahri, SE, MM (Camat Labakkang). Asnawi, S.Sos (Camat Kalmas). Andi Waris Suyuti, SE (Camat Bungoro). Wirawan G, SE, MM (Camat Minasatene). Husni Tamrin, SE, MT, AP (Camat Tupabbiring Utara). Hamsar, S.Sos (Camat Tondong Tallasa). Para peserta orientasi dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyerahkan sertifikat penghargaan kepada para peserta sebagai tanda telah menyelesaikan program orientasi dengan baik. Ia menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi momentum refleksi dan pembaruan semangat dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin di desa.
“Orientasi kepemimpinan ini adalah kesempatan untuk saling mengenal, mempererat kebersamaan, serta membentuk perspektif baru dalam memimpin dan membangun desa. Kegiatan ini harus mampu menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan menjalankanya program-program strategis pemerintah daerah,” ujar Abd Rahman Assagaf dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya implementasi ilmu dan nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh selama orientasi, baik kepada perangkat desa maupun masyarakat. Ia juga menekankan sejumlah prioritas pembangunan desa, di antaranya:
Pendirian Koperasi Merah Putih. Penanganan stunting anak usia sekolah. Penguatan ketahanan pangan desa. Peningkatan pendapatan asli desa dan daerah. Peningkatan kualitas pelayanan publik di desa.
“Mari kita jadikan orientasi ini sebagai momentum kinerja untuk memperbaiki kinerja, memperkuat koordinasi, dan mempercepat pembangunan desa menuju desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tutupnya.
Kegiatan ini ditutup secara resmi pada Minggu, pukul 11.00 WITA, setelah rangkaian sesi pelatihan, diskusi, dan pembekalan materi strategis yang relevan dengan peran kepala desa sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat desa.
Muh. Ilham Nur












