LiputanKPK Lingga, Kepulauan Riau – Kebakaran hebat melanda area perkebunan kelapa sawit milik PT. CSA di wilayah Desa limbung Kecamatan Lingga timur Kabupaten Lingga. Peristiwa ini menjadi perhatian serius setelah api dilaporkan terus berkobar tanpa kendali selama lima hari berturut-turut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, termasuk pesan berantai WhatsApp yang beredar di masyarakat, kebakaran tersebut diduga terjadi di kawasan perkebunan milik perusahaan tersebut sejak beberapa hari terakhir dan hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan padam.
Kepala Desa belungkur, Muhizam, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa kebakaran sudah berlangsung selama lima hari tanpa penanganan yang maksimal.
“Sudah masuk lima hari, Pak. Sampai sekarang api belum bisa dipadamkan,” ungkap Muhizam, Senin (30/03/2026).
Situasi ini memicu kekhawatiran masyarakat sekitar, mengingat dampak kebakaran lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kabut asap yang mengancam kesehatan warga.
Ironisnya, hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT. CSA terkesan bungkam.
Firda, selaku manajer perusahaan, saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB, tidak memberikan respons sama sekali
“Sikap diam pihak perusahaan justru menimbulkan tanda tanya besar di tengah publik. Apakah kebakaran ini murni bencana, atau ada unsur kelalaian dalam pengelolaan lahan?
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait upaya penanggulangan maupun penyebab pasti kebakaran tersebut. Aparat terkait diharapkan segera turun tangan untuk melakukan investigasi dan memastikan tidak ada pelanggaran hukum yang terjadi.
Laporan: Taufik











