LiputanKPK – Lingga, Kepulauan Riau – Kebakaran di kawasan perkebunan kelapa sawit di Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, masih menjadi perhatian serius. Hingga Selasa (31 Maret 2026), kebakaran tersebut telah berlangsung hampir lima hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat melalui pesan WhatsApp, titik awal api diduga berasal dari kawasan Sungai Nona. Api sempat dipadamkan sebelumnya, namun kembali muncul di beberapa titik lokasi.
Salah seorang warga menyampaikan bahwa kejadian bermula dari satu titik api yang kemudian meluas.
“Api pertama muncul di Sungai Nona, sempat dipadamkan, tapi muncul lagi di beberapa titik,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Suhardi dari Gakkum Kehutanan pusat menyarankan agar dilakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak kehutanan setempat serta melengkapi data lapangan, termasuk dokumentasi dan titik koordinat lokasi kejadian.
Sementara itu, Kepala BNPB, Okta, membenarkan adanya kebakaran tersebut dan menyebutkan bahwa lokasi berada di area perkebunan kelapa sawit milik PT. CSA.
“Api di beberapa titik sudah mulai reda. Penanganan dilakukan bersama BNPB, TNI, dan masyarakat,” jelasnya.
Upaya pemadaman terus dilakukan secara terpadu guna mencegah meluasnya kebakaran ke area lain.
Di sisi lain, pihak manajemen PT. CSA belum memberikan tanggapan. Firda selaku manajer perusahaan tidak merespons konfirmasi dari media ini terkait kejadian tersebut.
Sedangkan Kepala Desa Limbung, Reza, hingga saat ini belum dapat dimintai keterangan karena nomor yang bersangkutan tidak aktif.
Laporan: Taufik











