Aktivis Lingkungan Soroti Dugaan Kerusakan Lingkungan oleh PT Semen Tonasa: Masyarakat Pangkep Terancam
LiputanKPK.com. MAKASSAR. Jum’at, 29/8/25 – Aktivis lingkungan dari Forum Lingkungan Pangkep (FORLAK), Muhammad Arsyad Yunus, menyampaikan keprihatinan mendalam terkait dugaan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh operasional PT Semen Tonasa. Dampak aktivitas perusahaan tersebut dinilai semakin mengancam keberlangsungan lingkungan hidup dan mata pencaharian masyarakat di sekitar area produksi.
Dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Claro Makassar pada Selasa (26/08/2025) kemarin, Arsyad—yang akrab disapa Bang May—menyatakan bahwa, perusahaan dan pemerintah daerah terkesan abai terhadap persoalan ini, meski telah berlangsung selama bertahun-tahun.
“Sudah bertahun-tahun perusahaan ini beroperasi di Pangkep, namun justru menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan, terutama di kawasan produksi hingga wilayah Biringkassi,” ungkapnya.
Arsyad menjelaskan bahwa para petambak di sekitar Biringkassi mengalami penurunan hasil produksi akibat terganggunya ekosistem. Selain itu, infrastruktur jalan di wilayah tersebut juga rusak parah akibat padatnya lalu lintas kendaraan berat milik perusahaan.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa hingga kini belum ada langkah nyata dan signifikan dari pihak PT Semen Tonasa maupun pemerintah daerah untuk mengatasi berbagai persoalan lingkungan tersebut. Ketidakpedulian ini, kata Arsyad, mendorong elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah bersama.
“Kami akan menggalang konsolidasi masyarakat dan tokoh-tokoh pergerakan di Pangkep untuk menindaklanjuti dugaan dampak lingkungan ini. Dampaknya bukan hanya terasa di area Ring 1, tetapi juga merambah hingga wilayah pesisir dan laut,” tegasnya.
Ia juga mengkritisi pergantian kepemimpinan di jajaran direksi dan komisaris PT Semen Tonasa yang dinilai tidak membawa perubahan berarti.
“Sudah berulang kali direksi dan komisaris berganti, tapi tidak ada perbaikan signifikan. Justru muncul indikasi adanya permainan oleh oknum-oknum yang hanya mengejar kepentingan pribadi dan kelompok,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Semen Tonasa belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan yang dilontarkan oleh Muhammad Arsyad Yunus.”Tutupnya.
Muh. Ilham Nur












