Aceh Singkil, | LiputanKPK.com ~ Suasana haru dan bangga menyelimuti penyambutan kafilah Aceh Singkil yang baru saja kembali dari ajang perlombaan MTQ ke-XXXII Tahun 2025 di Pidie Jaya, Aceh. Ketua BKMT Aceh Singkil, Ny. Hj. Umi Maimah Hamzah, turut menyambut langsung rombongan tersebut, memberikan apresiasi atas perjuangan yang telah ditunjukkan.
Dalam sambutannya, Ny. Hj. Umi Maimah Hamzah menyampaikan rasa syukurnya meskipun kafilah belum meraih hasil maksimal. “Walaupun kafilah kita belum berhasil maksimal, minimal kita telah berusaha sekuat tenaga untuk mengikuti perlombaan. Soal juara itu kehendak Allah SWT, kegagalan kita hari ini membuat pelajaran ke depan untuk lebih baik lagi,” ujarnya penuh hikmah.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Singkil, Drs. H. Abdul Hanan, turut menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat mempersembahkan gelar juara umum. “Kami jua sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun apa yang kita kehendaki tidak tercapai sesuai harapan kita. Kami juga manusia biasa punya keterbatasan dan kami tetap belajar dan terus belajar,” ungkapnya merendah.
Meski belum meraih juara umum, kafilah Aceh Singkil tidak pulang dengan tangan kosong. Berbagai prestasi membanggakan berhasil dibawa pulang, menunjukkan potensi dan bakat luar biasa dari putra-putri daerah:
Juara 2 Tartil diraih oleh Fahri.
Juara 2 Tafsir Alquran Bahasa Indonesia diraih oleh Dzia Al Abrar.
Harapan 1 Tilawah Remaja Putri diraih oleh Zahra.
Harapan 3 Tilawah Anak-anak Putra diraih oleh Qori.
Harapan 3 Mujawwad Remaja Putra diraih oleh Irsanul Husna.
Harapan 3 Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) diraih oleh Nanda.
Prestasi ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja keras para peserta serta pembimbing. Meskipun belum semua harapan terpenuhi, semangat untuk terus belajar dan berbenah demi meraih hasil yang lebih baik di masa depan tetap membara. Pengalaman ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota kafilah dan masyarakat Aceh Singkil untuk terus mengembangkan potensi dan mengharumkan nama daerah.{*}
[Khalikul Sakda]












