Bayung Lencir, Musi Banyuasin – Selasa 11 November 2025. Warga Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menyampaikan keluhan terkait seringnya terjadi pemadaman listrik setelah pengelolaan listrik desa beralih dari MEP ke PLN. Warga merasa sangat terganggu karena pemadaman terjadi hampir setiap hari.
Menurut warga Desa Lubuk Harjo, sebelum dikelola oleh PLN, pemadaman listrik memang terjadi, tetapi tidak separah sekarang. Setelah peralihan, pemadaman listrik menjadi kejadian sehari-hari. Pemadaman ini sering kali terjadi tanpa pemberitahuan dan berlangsung selama beberapa jam setiap hari.
Pemadaman listrik ini berdampak signifikan terhadap aktivitas rumah tangga, termasuk kesulitan dalam memasak dan belajar di malam hari. Selain itu, usaha kecil dan menengah (UMKM) yang bergantung pada listrik juga mengalami kerugian karena tidak dapat beroperasi secara maksimal.
Salah satu warga Desa Lubuk Harjo, Eni S, mengungkapkan harapannya agar PLN segera memberikan penjelasan dan solusi konkret untuk mengatasi masalah pemadaman listrik yang sering terjadi.
“Saya benar-benar kesulitan, apalagi apabila pemadaman listrik terjadi pada malam hari seperti yang terjadi pada hari ini. Dari mulai sore hari sampai pagi ini baru hidup. Jadi kami benar-benar susah sebagai ibu rumah tangga, mana anak-anak pagi mau sekolah gelap,” ujarnya.
Warga berharap PLN dapat segera menanggapi keluhan ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan pasokan listrik yang stabil dan dapat diandalkan di Desa Lubuk Harjo.
Liputan umaryono












