Berdarah! Bentrokan Warga Sukajaya vs PT PMC di Bogor, 16 Orang Terluka

Dokumentasi Liputan KPK.com
NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Kabupaten Bogor, Jawa Barat || LiputanKPK.com
Bentrokan antara warga Kampung Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, dengan pihak PT PMC terjadi saat perusahaan kembali menurunkan alat berat ke lokasi pada Kamis (06/08/2026). Insiden tersebut dipicu ketika alat berat memasuki lahan pertanian yang selama ini digarap warga.

Berdasarkan keterangan warga, alat berat memasuki area dengan pengawalan ratusan orang yang diduga merupakan anggota organisasi kemasyarakatan (ormas). Kedatangan rombongan itu memicu aksi penghadangan dari warga yang menolak aktivitas di lahan tersebut.

Ketegangan telah berlangsung sejak pagi hari dan memuncak sekitar pukul 11.00 WIB. Adu mulut yang terjadi di lokasi kemudian berubah menjadi bentrokan fisik antara kedua belah pihak.

Warga menuding sejumlah orang yang mengawal alat berat melakukan pengeroyokan terhadap warga menggunakan senjata tajam dan benda tumpul. Akibat insiden tersebut, sedikitnya 16 warga diklaim mengalami luka-luka.

Dari jumlah tersebut, dua orang harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Salah satu korban dilaporkan mengalami luka robek di bagian wajah, sementara korban lainnya mengalami luka akibat benturan saat bentrokan berlangsung.

Kapolsek Tamansari, Iptu Agus Syafi’i, membenarkan adanya kericuhan tersebut. Menurutnya, aparat kepolisian telah berupaya mengamankan situasi agar tetap kondusif. Namun, ketegangan antara kedua belah pihak tidak dapat dihindari hingga terjadi cekcok dan aksi saling dorong yang berujung bentrok.

“Kami sejak awal berada di lokasi untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan. Namun situasi berkembang hingga terjadi cekcok dan saling dorong,” ujar Agus.

Ia menegaskan bahwa kehadiran kepolisian semata-mata untuk menjaga keamanan dan tidak memihak kepada salah satu pihak yang berselisih.

Agus juga mengungkapkan bahwa salah satu korban telah membuat laporan resmi ke pihak kepolisian. Penanganan perkara tersebut selanjutnya dilimpahkan ke Polres Bogor untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Usai insiden, dilakukan mediasi yang mempertemukan perwakilan masyarakat, pihak PT PMC, Pemerintah Kecamatan Tamansari, Polsek Tamansari, serta Koramil di Aula Kecamatan Tamansari. Pertemuan tersebut bertujuan meredam ketegangan dan mencari solusi atas konflik yang terjadi agar tidak kembali memicu bentrokan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *