Langkat – Liputankpk.com
Senin (01/12/2025), Program PKW Gold Tahap 11 kembali mendapatkan materi kepemimpinan yang disampaikan oleh instruktur, Bapak Dhanu Purwadi Eka, S.Pd.

Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa seluruh peserta didik PKW Gold harus mampu memiliki jiwa kepemimpinan, karena salah satu tujuan utama program ini adalah membentuk peserta menjadi calon pengusaha muda yang mandiri dan berkarakter.

Bapak Dhanu menekankan bahwa seorang pengusaha tidak hanya dituntut untuk kreatif dan bekerja keras, tetapi juga harus mampu memimpin diri sendiri dan timnya. “Jadilah pemimpin yang bijaksana, bukan pemimpin yang otoriter dan kaku,” ujar beliau dalam penyampaiannya.

Untuk memberikan gambaran tentang gaya kepemimpinan yang baik, beliau menggunakan analogi kunci pas dan kunci inggris.
Menurutnya, pemimpin yang otoriter diibaratkan seperti kunci pas—yang ukurannya sudah tetap dan memaksa harus pas. Jika dipaksakan terus-menerus, kunci itu bisa patah. Sementara pemimpin yang bijaksana digambarkan seperti kunci inggris—yang ukurannya dapat disesuaikan hingga menemukan posisi yang tepat dan bekerja secara optimal.
“Pemimpin yang baik harus fleksibel. Jika ada yang kurang tepat, ia menyesuaikan dan mencari cara terbaik agar semua berjalan dengan baik,” jelasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa dalam proses memimpin, harus ada prinsip ulur dan tarik. Ketika anggota melakukan kesalahan, pemimpin wajib memberikan teguran secara halus dan penuh rasa hormat. Dengan cara itu, anggota dapat menerima masukan tanpa merasa tertekan, sehingga suasana kerja dan belajar tetap harmonis.
Melalui materi ini, para peserta diharapkan mampu memahami bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang memberi perintah, tetapi juga tentang membimbing, menyesuaikan, dan menjadi contoh yang baik bagi orang lain.
Reporter Warianto












