Buka Puasa dan Reses di Tepi Sungai, Syamsinar Temui Konstituen dalam Suasana Ramadan

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Buka Puasa dan Reses di Tepi Sungai, Syamsinar Temui Konstituen dalam Suasana Ramadhan

LiputanKPK.com. Pangkep — Suasana Ramadan di tepian sungai Sekretariat DPC GRIB Jaya Pangkep, Rabu sore, 4 Maret 2026, terasa berbeda. Sejumlah pengurus dan anggota organisasi masyarakat itu berkumpul bukan hanya untuk berbuka puasa bersama, tetapi juga mengikuti temu konstituen yang dihadiri Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Syamsinar dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WITA tersebut dirangkai dalam format silaturahmi Ramadan sekaligus reses masa persidangan, yang terbuka bagi masyarakat di daerah pemilihan. Undangan resmi sebelumnya disampaikan kepada jajaran pengurus dan anggota DPC GRIB Jaya Pangkep untuk hadir mengenakan atribut organisasi sesuai ketentuan internal.

Buka puasa bersama ini dimanfaatkan sebagai momentum mempererat tali persaudaraan antaranggota, sekaligus menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat.

Dalam sesi reses, Syamsinar mendengarkan sejumlah aspirasi warga, mulai dari persoalan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, hingga kebutuhan infrastruktur lingkungan dan lampu jalan. Dialog berlangsung terbuka dan interaktif sebelum ditutup dan buka puasa bersama.

Syamsinar menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban konstitusional anggota DPRD untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan terbuka bagi masyarakat di daerah pemilihan.

“Kehadiran saya di sini dalam kapasitas sebagai anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan warga. Aspirasi yang disampaikan akan dicatat dan diperjuangkan sesuai mekanisme yang ada,” ujarnya.

Panitia kegiatan juga menegaskan bahwa acara tersebut bersifat silaturahmi dan dialog terbuka, tanpa agenda politik praktis.

Sebagai penegasan, kegiatan silaturahmi dan reses tersebut tidak menggunakan fasilitas negara di luar ketentuan yang diatur dalam tata tertib DPRD, serta dilaksanakan dalam kapasitas resmi sebagai anggota DPRD.

Suasana hangat terasa saat azan magrib berkumandang. Di bawah langit senja Ramadan, percakapan yang sebelumnya formal mencair menjadi obrolan ringan penuh keakraban. Momentum ini menjadi gambaran bagaimana komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat dapat berlangsung dalam suasana santun, religius, dan tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku.

Redaksi: Muh. Ilham Nur

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *