Plt Kadis Pendidikan Aceh Singkil Dilantik, Aktivis Dorong Pemulihan Kepercayaan Publik dan Transparansi Banpres Rp4 Miliar

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Aceh Singkil | liputankpk.com ~ Penunjukan Syam’un Nst, S.ST., M.Pi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil disambut harapan besar sebagai momentum pemulihan kepercayaan publik terhadap pengelolaan sektor pendidikan di daerah itu.

Ketua IDE (Industri Digital Entertainment), Sadryansyah Berutu, S.IP, yang juga dikenal sebagai pemuda pemerhati Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, menilai pergantian pimpinan di dinas tersebut bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi pintu masuk untuk pembenahan tata kelola kelembagaan dan peningkatan akuntabilitas.

Menurut Sadryansyah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sedang menjadi sorotan publik menyusul mencuatnya persoalan pengelolaan dana bantuan presiden (banpres) penanganan banjir yang nilainya mencapai sekitar Rp4 miliar. Dari total anggaran itu, sekitar Rp1,7 miliar disebut dialokasikan untuk pengadaan seragam sekolah dan kini mulai memasuki tahap penyelidikan oleh aparat terkait.

“Penunjukan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola kelembagaan serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan di daerah,” ujar Sadryansyah Berutu di Aceh Singkil, Kamis (12/3/2026).

Ia menegaskan, proses hukum yang kini berjalan wajib dihormati dan diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Namun, di saat yang sama, publik tetap memiliki hak untuk mengawal transparansi serta akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan, terutama terkait penggunaan dana bantuan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat terdampak bencana.

“Penegakan hukum penting, tetapi penguatan sistem dan pengawasan publik tidak kalah penting. Ini supaya kasus serupa tidak terulang dan kepercayaan masyarakat terhadap sektor pendidikan bisa benar-benar pulih,” tambahnya.

Sebagai komunitas yang bergerak di bidang multimedia dan digitalisasi, IDE menilai momentum pergantian pucuk pimpinan ini juga membuka ruang besar bagi percepatan transformasi digital di sektor pendidikan. Menurut Sadryansyah, pemanfaatan teknologi informasi, penguatan literasi digital bagi pelajar, serta pengembangan media kreatif akan sangat menentukan daya saing generasi muda Aceh Singkil ke depan.

“Transformasi digital di sekolah-sekolah, penguatan literasi digital, hingga pengenalan media kreatif berbasis potensi lokal bisa menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mengangkat citra positif dunia pendidikan Aceh Singkil,” jelasnya.

Sadryansyah berharap di bawah kepemimpinan Syam’un Nst sebagai Plt Kadis, terbangun pola kolaborasi yang lebih terbuka antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas digital, pelaku industri kreatif, dan generasi muda. Sinergi lintas sektor ini, katanya, menjadi kunci untuk melahirkan berbagai inovasi program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“IDE siap berkolaborasi dalam berbagai inisiatif yang berkaitan dengan literasi digital, pemanfaatan media kreatif, serta pengembangan potensi generasi muda di Aceh Singkil,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembenahan tata kelola, transparansi anggaran, dan keberanian berinovasi harus berjalan beriringan. Tanpa itu, sulit bagi sektor pendidikan dan kebudayaan Aceh Singkil untuk benar-benar bangkit dan mendapatkan kembali kepercayaan penuh dari masyarakat.

Melalui momentum penunjukan Plt Kadis ini, Sadryansyah mendorong agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil menjadi institusi yang lebih terbuka, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi di era digital, sekaligus bersih dari praktik-praktik yang dapat merugikan peserta didik maupun publik luas.{Tim-Red}

Sumber: Cp: 085262698952
Email :sadryansyahberutu@gmail.com

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *