Di Duga Nanda Fahriza Fitriyandi Korban Penganiayaan Iswandi Alias Andi Odang ( AO ) Terduga Pelaku

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Di Duga Nanda Fahriza Fitriyandi Korban Penganiayaan Iswandi Alias Andi Odang ( AO ) Terduga Pelaku

 

Melawi ( Kal-Bar ) Keluarga Nanda Fahriza Fitriyandi korban penganiayaan yang terjadi di Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi mendesak Sat Reskrim Polresta Melawi segera menangkap Iswandi Alias Andi Odang Als AO terduga pelaku penganiaya yang hingga hari ini masih bebas berkeliaran.

 

Hingga enam ( 6 ) hari setelah laporan resmi dibuat korban, pelaku berinisial AO dikabarkan belum juga diamankan.

 

Korban penganiayaan diketahui bernama Nanda Fahriza Fitriyandi ( 28 ) warga Dusun Tanah Tinggi Desa Tanjung Niaga Kecamatan Nanga Pinoh. Peristiwa kekerasan itu terjadi pada Kamis 9 April 2026 sekitar pukul 22.00 di Biliar Neptune.

 

Merasa terancam dan dirugikan, korban bersama keluarganya melaporkan kasus ini ke Polres Melawi pada hari Jum’at 10 April 2026. Laporan tercatat dengan nomor : STTL P/B/13/IV/2026/SPKT/POLRES MELAWI/POLDA KALIMANTAN BARAT

 

Kepada wartawan, Jumadi selaku keluarga korban ( Paman ) mengungkapkan akibat kejadian tersebut Nanda Fahriza Fitriyandi ( 28 ) mengalami luka dan memar diwajahnya dan trauma.

 

 

” Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di bagian wajah, serta keluhan sakit kepala berkepanjangan, pusing, dan mual. Kondisi itu masih dirasakan korban hingga saat ini,” ungkap Jumadi, Kamis ( 16/04/2026 ).

 

Namun, lambannya penanganan kasus ini memicu kemarahan pihak keluarga. Mereka mendesak aparat kepolisian segera bertindak tegas guna mencegah potensi konflik lanjutan.

 

“Kami berharap polisi segera turun tangan dan menangkap AO terduga pelaku,” harap Jumadi.

 

Selain itu pihak keluarga korban bahkan menyampaikan peringatan keras apabila aparat penegak hukum tidak segera mengambil langkah hukum kami akan bertindak.

 

“Kalau polisi tidak segera bertindak mengamankan AO terduga pelaku, maka kami yang akan eksekusi sendiri,” tegas Jumadi.

 

Keluarga korban berharap kepolisian bertindak cepat demi menjamin rasa aman dan mencegah eskalasi konflik di tengah masyarakat.Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Melawi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

 

penulis: Lilik

Publish:bgdoy

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *