Kabupaten Bogor, Jawa Barat || LiputanKPK.com
Polri menggeledah 12 lokasi terkait korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel di sejumlah wilayah Jakarta dan Bogor. Dari hasil penggeledahan ditemukan puluhan kilogram emas batangan dan sejumlah mata uang asing.
“Pada kesempatan ini sudah dilakukan penggeledahan sebanyak 12 TKP,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/07/2026).
Dari penggeledahan di 12 lokasi terkait tiga kasus korupsi tersebut, ditemukan beragam mata uang asing dan rupiah. Selan mata uang asing, diamankan pula emas batangan 74 kilogram dan foto keluarga.
Berikut daftar barang bukti yang diamankan polisi dari 12 lokasi penggeledahan:
Hasil Penggeledahan di Rumah Mewah Sentul :
1. 74 kg emas batangan
2. USD 4.767.300
3. SGD 14.083.800
4. Rp 100.000.000
5. Foto keluarga 2 bingkai
Hasil Penggeledahan di Money Changer Cipete :
1. Rp 4. 462.365.000
2. USD 84.356
3. SAR 17.595
4. SGD 83.394
5. THB 33.100
6. TRY 4.020
7. CNY 1.223
8. JPY 152.000
9. RM 212
10. INR 1.600
11. AED 640
12. KRW 61.000
13. GBP 40
14. BND 10
15. VND 150
16. NZD 100
Hasil Penggeledahan di de’Clan Cipete :
1. SGD 3.130.000
2. USD 889.965
3. Rp 259.159.000
Hasil Penggeledahan di Rumah Cilandak :
1. Rp 520.000.000
2. USD 133.000
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggeledah 12 lokasi di wilayah Jakarta dan Bogor yang diduga berkaitan dengan penyidikan kasus korupsi batu bara, PT ASABRI, dan PT Krakatau Steel. Dari serangkaian penggeledahan tersebut, penyidik menyita berbagai barang bukti bernilai fantastis, mulai dari emas batangan seberat 74 kilogram hingga uang tunai dalam berbagai mata uang asing.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan penggeledahan dilakukan secara serentak di sejumlah titik sebagai bagian dari pengembangan penyidikan tiga perkara korupsi tersebut.
“Pada kesempatan ini sudah dilakukan penggeledahan sebanyak 12 TKP,” ujar Kombes Budi Hermanto saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, penyidik menemukan beragam barang bukti berupa mata uang rupiah dan valuta asing, emas batangan, hingga sejumlah dokumen serta barang pribadi yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.
Temuan di Rumah Mewah Sentul :
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor. Dari lokasi tersebut, polisi menyita:
Emas batangan seberat 74 kilogram.
Uang tunai USD 4.767.300.
SGD 14.083.800.
Rp100.000.000.
Dua bingkai foto keluarga.
Penggeledahan di Money Changer Cipete :
Di sebuah money changer kawasan Cipete, Jakarta Selatan, penyidik juga menemukan uang tunai dalam berbagai mata uang, yaitu:
1. Rp4.462.365.000
2. USD84.356
3. SAR17.595
4. SGD83.394
5. THB33.100
6. TRY4.020
7. CNY1.223
8. JPY152.000
9. RM212
10. INR1.600
11. AED640
12. KRW61.000
13. GBP40
14. BND10
15. VND150
16, NZD100
Penggeledahan di de’Clan Cipete di lokasi lainnya, yakni de’Clan Cipete, polisi mengamankan :
1. SGD3.130.000
2. USD889.965
3. Rp259.159.000
Penggeledahan di Rumah Cilandak, sementara dari sebuah rumah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, penyidik menyita :
1. Rp520.000.000
2. USD133.000
Polri menegaskan seluruh barang bukti yang disita akan menjadi bagian dari proses pembuktian dalam penyidikan kasus dugaan korupsi yang tengah berjalan. Penyidik juga masih terus mendalami keterkaitan barang-barang tersebut dengan para pihak yang diduga terlibat dalam perkara korupsi batu bara, PT ASABRI, dan PT Krakatau Steel.
Hingga kini, penyidikan masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan akan ada pengembangan lebih lanjut, termasuk penggeledahan di lokasi lain maupun penetapan tersangka baru apabila ditemukan alat bukti yang cukup.
Polri Geledah 12 Lokasi Terkait Korupsi Batu Bara, ASABRI, dan Krakatau Steel, Sita 74 Kg Emas serta Valas Miliaran Rupiah

───────────────────────────────────











