Liputan KPK.com, Robert.M
Minut ( Minahasa Utara ), – Polsek dimembe menerima laporan kasus perkelahian di matungkas kompleks perum lintas, anak di bawah umur pada Minggu 12 juli 2026, pukul 14.00 WIB.
Awal kejadian nya di status wea, saling cet dan timbul saling mengundang satu sama lain di daerah perumahan lintas matungkas.
Tidak menerima kata kata saling bertengkar di cet, dan saling mengatur tempat ketemuan di lapangan perumahan griya matungkas, yang di undang langsung menyapa ke tempat yang mengundang di lokasi tersebut.
Serta kedua nya bertemu langsung berkelahi hingga manghajutkan pukulan hingga yang mengundang tidak mampu menahan pukulan dari yang di undang.
Setelah usai perkelahian langsung bubar,Sore nya keluarga yang mengundang datang ke orang tua yang di undang, kata yang di keluarkan Napa kita pe Ade so Bangka Bangka Deng sempat Anfal, bagimana ini kalo ngoni nyanda datang di rumah Torang mo lapor polisi, di ucap kelurga mengundang tanggal 11 / 7 / 2026, di suruh kerumah buat mediasi, malam nya keluarga yang di undang langsung kerumah yang mengundang kelurga saling meminta maaf dan di trima kata maaf dari yang mengundang.
Besok nya datang lagi om dari yang mengundang ke rumah yang di undang marah marah sempat keluar kata bukang main kang kong cuma Kase 50 ribu buat pengobatan serta di panggil lagi kerumah yang mengundang untuk mediasi perkara perkalahian Antra mengundang dan di undang.
Sorenya keluarga di undang pergi kerumah yang di undang, sesampai nya di rumah yang mengundang saling mediasi antara kelurga, tiba tiba datang adik kelurga dan membuat rusu sampai titik ketemu tidak stabil hingga mengancam dengan sebilah pisau dan parang, saling adu mulut sampai timbul suara Nn cuma bertamu Nn nyanda usah maso campur, padahal yang berkata itu KK dari si mengundang.
Skitar jam pukul 7 kluarga mengundang langsung kepolsek dimembe untuk buat laporan mengenai perkelahian dan juga pengacaman dari om yang di undang.
Setibanya di Polsek tiba tiba masuk sudah ada kelurga yang di undang, kelurga dari mengundang kaget, tapi kelurga hanya menyapa pas pas so ada di Polsek nda perlu mo baku pangge.
Sewaktu jarum berputar si mengundang dan di undang saling membahas soal cet dan rekaman hingga om dari si mengundang bicara tapi tidak ada Arah temu tiba tiba orang tua dari mengundang bicara semua yang terjadi serta mediasi waktu itu dan sudah tidak ada lagi masalah si om terdiam dan berkata maaf.
Akan tetapi maaf itu di trima kelurga mengundang, akan tetapi tidak trima kelakuan adik si om mangangkat sebilah pisau dan parang untuk mengancam kelurga mengundang dan di laporkan balik soal yang di ancam pakai pisau dan sebilah parang, bukti fidio yang mengatakan Nn cuma tamu badiam Nn Deng tu kata kata da keluar ngoni mo Lia kita potong ngoni di sini, kiranya pihak yang berwajib cepat menangani kejadian ini agar tidak ada kekerasan atu lain lain.
Liputan KPK.com, Robert.M












