BERITA NASIONAL 💔 KONTRAS YANG MENGHANCURKAN HATI: 1,8 TRILIUN UNTUK KIPAS ANGIN KEPALA DESA, ANAK SEKOLAH MASIH TARUH NYAWA DI JEMBATAN BAMBU

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

JAKARTA – Seluruh rakyat Indonesia dihantui keprihatinan mendalam melihat ketimpangan yang semakin tak masuk akal ini. Bagaimana mungkin negara bisa dengan mudah menganggarkan dana sebesar 1,8 TRILIUN RUPIAH hanya untuk membeli kipas angin bagi para Kepala Desa di seluruh negeri, namun belum mampu membangun jembatan sederhana demi keselamatan anak-anak sekolah di pelosok desa?

Di satu sisi, uang negara mengalir deras demi kenyamanan segelintir pejabat. Di sisi lain, ribuan anak penerus bangsa setiap hari mempertaruhkan nyawa: menyeberangi sungai yang deras, licin, dan berbahaya hanya dengan berpegangan pada batang bambu yang rapuh. Jika bambu itu patah, di mana perlindungan negara bagi mereka?

Rakyat bertanya dengan getir: Apakah prioritas negara ini sudah terbalik? Apakah kesejukan ruangan pejabat lebih berharga daripada nyawa anak-anak kita? Ke mana perginya janji melayani rakyat? Ke mana perginya rasa adil?

Dana 1,8 triliun itu cukup untuk membangun ribuan jembatan aman, memperbaiki jalan rusak, dan melengkapi fasilitas sekolah di seluruh pelosok negeri. Namun kenyataannya, anak-anak harus terus berjuang menyeberang sungai demi bisa menuntut ilmu.

Kami menuntut agar pemerintah segera memeriksa kebenaran anggaran ini, mengubah prioritas pembangunan, dan segera membangun jembatan serta fasilitas yang layak bagi anak-anak sekolah. Jangan sampai kita diam saja, ketika masa depan bangsa dipertaruhkan hanya karena ketidakpedulian pengelola negara

Alfian.a

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *