Liputan KPK Lingga – Dengan memperingati acara maulid Nabi Muhammad SAW bertepatan hari Rabu Tanggal 26,Agustus,2026 M atau 12 Rabiul Awal 1448 H.
Acara maulid nabi ini di buat setiap tahun nya, mengingat dan mengenang kelahiran Baginda kita Muhammad Shalallahu alaihi Wasallam (SAW), bagi setiap umat yang ber agama Islam selalu menyambut nya,
Dalam rangka menyambut dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, masyarakat Kampung Tanjung Dua menggelar kegiatan keagamaan yang diisi dengan Berzanji serta berbagai kegiatan bernuansa Islami. Peringatan tersebut menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan kecintaan dan keteladanan terhadap akhlak beliau.
Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, memperbanyak ibadah, serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Camat Selayar Abdul Kamar, dalam momen maulid nabi ini, menyampai kan atau menghimbau, kepada seluruh masyarakat kecamatan Selayar, agar menjaga Jagan membakar sampah atau pun kebun sembarangan, mengingat musim kemarau yang panjang ini, agar mencegah kebakaran hutan yang sangat luas, jelas nya
Di tambah nya lagi, peringatan Maulid Nabi juga memiliki nilai penting dalam mengenalkan sosok Rasulullah SAW kepada generasi muda. Dengan mengenal sejarah, perjuangan, serta akhlak Rasulullah, diharapkan kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW semakin kuat. Kata nya
dalam tradisi keagamaan sebagian umat Islam, peringatan Maulid dipahami sebagai bentuk mengingat dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Peringatan tersebut dapat diisi dengan berbagai kegiatan positif seperti pengajian, membaca shalawat, Al-Barzanji, bersedekah, berbagi makanan, serta memperbanyak amal ibadah.
mengutip firman Allah SWT dalam QS Yunus ayat 58 yang mengajarkan umat untuk bergembira atas karunia dan rahmat Allah SWT. Ia kemudian mengaitkannya dengan sosok Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam sebagaimana ditegaskan dalam QS Al-Anbiya ayat 107.
“Inti dari peringatan Maulid Nabi adalah bagaimana kita semakin mengenal Rasulullah SAW, mencintai beliau, serta meneladani akhlaknya. Jangan sampai Maulid hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi nilai-nilai keteladanan Rasulullah harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. (Jiprizal)












