Kota Bogor, Jawa Barat || LiputanKPK.com
Kondisi Foodcourt Sempur, Kota Bogor, belakangan menjadi sorotan. Sejumlah kios pedagang terlihat tutup akibat minimnya pembeli. Kondisi tersebut membuat sebagian pedagang tidak mampu bertahan dan akhirnya memilih gulung tikar. Jumat, 28/08/2026.
Sepinya pengunjung disebut menjadi tantangan utama bagi para pedagang, terutama mereka yang baru memulai usaha. Bahkan, pedagang baru dinilai hanya mampu bertahan dalam hitungan bulan sebelum akhirnya menutup usahanya.
“Pedagang baru paling bisa bertahan maksimal tiga bulan, setelah itu banyak yang tutup,” ujar Anggi, salah seorang pedagang di kawasan Foodcourt Sempur.
Anggi sendiri menjadi salah satu pedagang yang cukup lama bertahan di kawasan Sempur. Selama kurang lebih 16 tahun, ia menjalani usaha dengan berbagai jenis dagangan.
Pada awal berjualan, Anggi menjajakan mi ayam dan bakso. Namun, seiring kondisi pasar dan jumlah pembeli yang tidak menentu, jenis dagangannya kini berubah menjadi makanan ringan, mi gelas serta berbagai jenis minuman.
Menurut Anggi, berjualan di Foodcourt Sempur tidak mudah. Jumlah pembeli yang datang tidak selalu sebanding dengan biaya operasional yang harus dikeluarkan pedagang.
“Jualan di sini tidak bisa terlalu diharapkan karena sepi, apalagi hari Senin sampai Jumat,” ungkapnya.
Ia mengatakan, kondisi tersebut membuat pedagang harus memiliki daya tahan yang kuat agar tetap dapat mempertahankan usahanya. Pedagang yang tidak mampu menanggung biaya operasional saat omzet menurun akhirnya memilih berhenti berjualan.
“Kalau tidak tahan pasti tutup, terutama pedagang baru,” katanya.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah kios di area foodcourt tidak lagi beroperasi. Kondisi ini menjadi gambaran bahwa keberlangsungan usaha para pedagang di kawasan tersebut masih menghadapi tantangan, khususnya dalam menarik minat pengunjung pada hari-hari biasa.
Bagi pedagang yang telah bertahun-tahun bertahan seperti Anggi, berjualan di Sempur bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga mempertahankan mata pencaharian yang telah dijalani selama bertahun-tahun.
Kondisi sepinya pembeli ini diharapkan menjadi perhatian pengelola maupun pihak terkait agar kawasan Foodcourt Sempur kembali ramai dan dapat memberikan peluang usaha yang lebih baik bagi para pedagang.












