Pedagang Pasar Jumat Korban Kebakaran Mengadu ke DPRD Purwakarta, Minta Solusi Tepat untuk Nasib Mereka

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Purwakarta, LiputanKPK.com – Para pedagang pasar Jumat yang tergabung dalam Perwapa (Persatuan Warga Pasar) mendatangi gedung DPRD Purwakarta pada Selasa siang, 29 April 2025. Kedatangan mereka mempertanyakan sejauh mana pihak Dinas Koperasi dan UKM Perdagangan dan Perindustrian beserta DPRD dari Komisi II tentang keberlanjutan nasib mereka ke depan.

Iwan Arif, Ketua Perwapa, menyayangkan bahwa setelah terjadinya insiden kebakaran pasar Jumat pada tanggal 21 Maret 2025, belum ada tindakan konkret dari pihak-pihak terkait mengenai keberlanjutan nasib para pedagang. “Pak Bupati menginginkan relokasi para pedagang ke STS Sadang, tapi kami tidak punya modal lagi untuk belanja bahan dagangan kami,” ungkap Iwan.

Salah satu pedagang, Susi, menambahkan bahwa mereka telah berdagang di pasar Jumat sejak tahun 1989 dan telah membayar retribusi yang dikelola oleh pasar. “Kami sudah sepakat tidak mau direlokasi ke mana pun, termasuk ke STS. Kami minta dicarikan solusi yang tepat agar kami bisa menjalankan usaha kami kembali,” tegas Susi.

Kepala Dinas DKUPP, Mizan, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya mencari solusi untuk para pedagang, namun proses pengeluaran anggaran harus mengikuti prosedur yang telah diatur oleh undang-undang.

Ketua Komisi II DPRD Purwakarta, Devi Mutiara Sari, berjanji akan memfasilitasi para pedagang untuk bertemu langsung dengan Bupati dan mencari solusi terbaik. “Bapak ibu beri saya waktu, mudah-mudahan minggu depan kita bisa adakan pertemuan tersebut, dan kita semua mendapat solusi terbaik,” harap Devi.(TI)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *