Mafia BBM Marak di Pangkep, Solar Diduga Dijual Ilegal ke Daerah Industri

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Mafia BBM Marak di Pangkep, Solar Diduga Dijual Ilegal ke Daerah Industri

LiputanKPK.com. PANGKEP – Dugaan praktik ilegal penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar kembali mencuat di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Salah satu SPBU yang terletak di wilayah perbatasan kota diduga menjadi lokasi utama penyaluran BBM secara tidak sah, yang kemudian dijual ke luar daerah seperti Morowali—wilayah yang dikenal memiliki kebutuhan tinggi terhadap solar untuk sektor industri.

Modus operandi para pelaku cukup rapi. Mereka membeli solar dengan dalih untuk kebutuhan pertanian dan kelautan, namun faktanya, BBM tersebut dikumpulkan dalam jumlah besar dan kemudian didistribusikan secara ilegal ke daerah lain. Praktik ini dikhawatirkan menjadi salah satu penyebab langkanya solar bagi masyarakat umum.

Dalam hasil investigasi yang dilakukan oleh tim dari berbagai media pada Selasa sore (8/7/25). Ditemukan aktivitas pengisian BBM ke dalam empat jeriken berukuran antara 25 hingga 35 liter di salah satu SPBU. Ironisnya, aksi tersebut bukan terjadi sekali dua kali. Menurut keterangan warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, aktivitas pengisian ini bisa terjadi hingga tiga kali dalam sehari oleh orang yang sama.

“Kami sering melihat orang itu datang berulang kali, membawa jeriken besar. Tapi tidak ada tindakan dari pihak berwenang,” ujar warga.

Tim investigasi kemudian mencoba mengonfirmasi kepada pihak SPBU terkait aktivitas mencurigakan tersebut. Awalnya, SPBU tersebut diketahui dikelola oleh seseorang berinisial HLH. Namun saat ini, pengelolaan telah dialihkan kepada saudaranya yang berinisial DN.

“Benar, kami sudah melakukan konfirmasi langsung. Sekarang SPBU itu ditangani oleh saudara DN sebagai pengganti HLH,” jelas seorang anggota tim investigasi.

Masyarakat dan awak media mendesak pihak Pemerintah Kabupaten Pangkep serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan. Jika dibiarkan, praktik semacam ini tidak hanya merugikan negara secara ekonomi, tetapi juga menyengsarakan rakyat kecil yang sulit mendapatkan solar untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami berharap aparat segera bertindak tegas. Jangan biarkan mafia BBM terus bermain tanpa tersentuh hukum,” tutup warga setempat.

Muh. Ilham Nur

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *