Pemkot Subulussalam dan Kontraktor Sepakat Cicil Utang Rp 224 Miliar, Angin Segar Pembangunan Daerah!

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Subulussalam | Liputankpk.com ~ Sebuah kabar baik menyelimuti Kota Subulussalam. Pemerintah Kota (Pemkot) Subulussalam dan Forum Kontraktor Subulussalam akhirnya mencapai titik terang terkait tunggakan utang proyek yang menggunung senilai Rp 224 miliar. Kesepakatan bersejarah ini tercapai dalam sebuah audiensi yang intens namun konstruktif pada Selasa, 15 Juli 2025.

Dalam pertemuan krusial yang dihadiri langsung oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Bidang Keuangan, Asisten I, serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) lainnya, Pemkot Subulussalam secara tegas berkomitmen untuk melunasi seluruh kewajibannya.

Pembayaran akan dimulai dengan mekanisme cicilan pada Agustus 2025, dengan target ambisius namun realistis untuk melunasi seluruh utang dalam rentang waktu tiga tahun masa jabatan.
Ahmad Angkat, Ketua Forum Kontraktor Subulussalam, tidak bisa menyembunyikan apresiasinya atas respons cepat dan lugas dari Pemkot.

“Kami sangat menghargai komitmen yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Subulussalam dalam menyelesaikan persoalan tunggakan pembayaran ini. Ini adalah langkah maju yang sangat kami nanti-nantikan,” ujar Ahmad Angkat setelah audiensi.
Utang fantastis sebesar Rp 224 miliar ini, menurut Wali Kota Subulussalam, mencakup beragam jenis pekerjaan, mulai dari proyek-proyek infrastruktur vital hingga pekerjaan-pekerjaan lain yang telah diselesaikan para kontraktor di tahun anggaran sebelumnya. Komitmen pelunasan ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat untuk kembali menggairahkan roda pembangunan di Subulussalam.

Sebagai langkah konkret pasca-kesepakatan, Forum Kontraktor Subulussalam akan segera menyerahkan data-data terperinci terkait pekerjaan yang menjadi bagian dari utang periode 2023-2024 kepada Dinas Keuangan. Proses verifikasi data ini akan menjadi kunci utama untuk memastikan pembayaran berjalan lancar dan akurat.

“Kami berharap agar komitmen ini dapat dijaga dengan baik oleh kedua belah pihak, sehingga semua berjalan sebagaimana mestinya,” imbuh Ahmad Angkat, menegaskan pentingnya konsistensi dan transparansi. Ia juga tak lupa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkot Subulussalam atas penanganan masalah tunggakan pembayaran ini secara cepat dan tepat.
Kesepakatan ini bukan hanya sekadar penyelesaian utang-piutang, melainkan juga simbol kepercayaan dan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Kota dan sektor swasta di Subulussalam.

Ini adalah angin segar yang diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan mempercepat laju pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Subulussalam.{Red}

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *