Bawa Misi Transformasi Pendidikan, Bupati Safriadi Oyon Lantik Pengurus PGRI dan Kukuhkan Ibunda Guru Aceh Singkil

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Aceh Singkil | Liputankpk.com ~ Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil mempertegas komitmennya dalam mengakselerasi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Bertempat di Aceh Singkil, Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, secara resmi menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada prosesi Pelantikan Pengurus PGRI Kabupaten Aceh Singkil Periode 2024–2029, Pelantikan Pengurus Perempuan PGRI, serta Pengukuhan Ibunda Guru Kabupaten Aceh Singkil, Jumat (24/7/2026).

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Pengurus PGRI Provinsi Aceh, pimpinan instansi vertikal, serta ratusan insan pendidikan dari berbagai wilayah di Kabupaten Aceh Singkil.

Dalam arahannya, Bupati Safriadi Oyon menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi atau formalitas belaka, melainkan momentum krusial untuk menjaga marwah profesi pendidik dan mengakselerasi mutu pendidikan daerah.

“Amanah ini bukan sekadar kehormatan organisasi, tetapi tanggung jawab besar untuk memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan profesionalisme guru, dan menjaga marwah profesi pendidik,” ujar Bupati Safriadi di hadapan para hadirin.

Ia juga menegaskan pentingnya adaptabilitas guru di era digitalisasi. Menurutnya, pendidik zaman sekarang tidak boleh berhenti hanya pada peran mengajar di dalam kelas, melainkan harus bertransformasi menjadi pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner).

Momen penting lainnya dalam acara ini adalah pelantikan Pengurus Perempuan PGRI dan Pengukuhan Ibunda Guru Kabupaten Aceh Singkil. Kehadiran dua elemen ini dinilai menjadi pilar sentral dalam membentuk ekosistem pendidikan yang inklusif, ramah anak, dan berbasis karakter.
Bupati menyampaikan harapan besarnya agar Ibunda Guru dapat menjadi ‘jembatan emas’ yang mempererat kolaborasi antara tiga pusat pendidikan: sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Menutup sambutannya, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menegaskan komitmen untuk meruntuhkan tembok ketimpangan akses pendidikan. Bupati menegaskan bahwa faktor ekonomi maupun tantangan letak geografis wilayah Aceh Singkil tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih cita-cita.

Pemkab Aceh Singkil berkomitmen untuk fokus pada beberapa prioritas pembangunan pendidikan, di antaranya:
Peningkatan Kompetensi Guru: Mendorong pelatihan berkala berbasis teknologi dan inovasi metode pembelajaran.
Pemerataan Akses & Fasilitas: Memastikan setiap anak di pelosok Aceh Singkil mendapatkan layanan pendidikan yang layak.
Lingkungan Sekolah Aman & Inklusif: Mewujudkan sekolah yang sehat, bebas perundungan, ramah anak, serta adaptif digital.

“Apabila guru mengajar dengan hati, keluarga mendidik dengan kasih sayang, masyarakat memberikan dukungan, dan pemerintah menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada pendidikan, maka kita sedang membangun fondasi yang kokoh bagi lahirnya Generasi Emas Aceh Singkil,” pungkas Safriadi Oyon.{*}

Laporan : Khalikul Sakda

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *