Dialog Publik SAMURAI Malut: Mengurai Kelangkaan Minyak Tanah dan Krisis Air Bersih di Pulau Morotai

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Pulau Morotai, LiputanKPK.com – Solidaritas Aksi Mahasiswa Untuk Rakyat Indonesia (SAMURAI) Maluku Utara menggelar dialog publik di Desa Sabatai, Kabupaten Pulau Morotai, untuk membahas kelangkaan minyak tanah bersubsidi dan krisis air bersih yang melanda daerah tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh praktisi hukum, Tarwin Idris, SH, MH, dan anggota DPRD Morotai, Akbar Mangoda.

Presidium SAMURAI Malut, Arie Haya, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengurai dua isu pokok yang santer dibicarakan di masyarakat, yaitu kelangkaan minyak tanah bersubsidi dan krisis air bersih. Arie juga menyesalkan ketidakhadiran Kadis Perindagkop Pulau Morotai yang sebelumnya telah diundang, dan berharap agar kegiatan ini dapat menjadi pijakan untuk kebijakan pemerintah kabupaten Pulau Morotai kedepannya.

Tarwin Idris, SH, MH, dalam closing statement-nya, menegaskan bahwa Inspektorat Kabupaten Pulau Morotai harus mengaudit agen minyak tanah bersubsidi dan menindaklanjuti jika ada temuan. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyimpangan bagi agen minyak tanah bersubsidi yang diperuntukkan untuk masyarakat.

Dialog publik ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menyelesaikan masalah kelangkaan minyak tanah dan krisis air bersih di Pulau Morotai, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengawasan dan penindakan terhadap penyimpangan yang terjadi.*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *