Dukung Satgas PKH Tertibkan TN Tesso Nilo, Pakar Lingkungan Dr Elviriadi, Selamatkan Satwa dan Konservasi Alam

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

 

PEKANBARU,liputankpk.com –
Kunjungan ketua tim Satgas PKH dalam rangka menyelamatkan Taman Nasional Tesso Nilo dari para perambahan hutan di kawasan TNTN. yang awalnya memiliki luas 81.739 Hektare, sekarang hanya menyisakan lebih kurang 20 ribu hektare, yang terdiri dari kawasan hutan primer 6.720,25 Ha, hutan sekunder 5.499,59 Ha, dan Semak Belukar menyisakan 7.074,59 Ha. Di kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo, Kecamatan Ukui. Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Selasa (10/6/2025).

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, menurunkan personil pengamanan dari 10 Instansi terkait.Berdasarkan Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tentang penertiban dan relokasi mandiri warga serta penanganan kebun sawit di kawasan hutan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo. Ini dilakukan untuk menjaga hutan Konservasi TNTN sebagai hutan konservasi milik negara.

Menyikapi hal itu, pakar lingkungan hidup Dr Elviriadi mengapresiasi langkah Satgas PKH.
Wuessth.. dahsyat. Sudah lama Taman Nasional Tesso Nilo itu tersandera sawit dan perambah. Selama ini belum ada yang mampu menembus. Ini memang momen tanpa ampun, “katanya.

Kepala Departemen Restorasi Gambut Mangrove Majelis Nasional KAHMI itu menyatakan pemulihan TN Tesso Nilo mendesak.”Saat ini Gajah, Harimau Sumatera,Beruang, Monyet dan Satwa lainnya terancam. Banyak yang keluar habitat karena ketiadaan pakan. Akhirnya konflik dengan manusia dan mati terbunuh. Harus cepat di hutankan, ” ucap alumni UKM Malaysia.

Ia menilai kawasan hutan di Riau sudah emergency. Harus ada tindak tegas dari aparat penegak hukum untuk penyelamatan areal konservasi dan lindung. Demi kemaslahatan bersama dan warisan anak cucu, ” pungkas nya.

Liputan KPK*(SB)* Riau.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *