Aceh Singkil, | liputankpk.com ~ Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti di halaman Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Aceh Singkil pada Rabu, 31 Desember 2025. Sebanyak 39 personel Polri Polres Aceh Singkil secara resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam sebuah upacara yang khidmat, sekaligus menandai periode 1 Januari 2026. Momen istimewa ini semakin semarak dengan tradisi unik “mandi kembang”, simbol rasa syukur, harapan, dan kesiapan mengemban amanah yang lebih besar.

Upacara kenaikan pangkat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono SIK.,MH. Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sekadar seremoni kenaikan status, melainkan cerminan nyata dari kepercayaan pimpinan dan institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja luar biasa para personel selama ini. “Pangkat adalah amanah. Setiap kenaikan harus diiringi peningkatan tanggung jawab, sikap profesional, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas AKBP Joko Triyono, mengingatkan seluruh personel akan esensi dari setiap bintang dan balok yang kini melekat di seragam mereka.


Salah satu personel yang ikut kenaikan pangkat adalah Kapolsek Singkil Utara, IPDA Muhammad Sabri SH, MH, yang kini resmi menyandang pangkat IPTU M. Sabri SH.MH. Kenaikan pangkat ini menjadi bukti pengabdian dan kinerja yang telah ditunjukkannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

Secara rinci, sebanyak 39 personel yang naik pangkat tersebut tersebar di berbagai tingkatan:
IPTU ke AKP: 1 personel
IPDA ke IPTU: 2 personel
Aipda ke Aiptu: 3 personel
Bripka ke Aipda: 20 personel
Brigpol ke Bripka: 1 personel
Briptu ke Brigpol: 9 personel
Bripda ke Briptu: 3 personel.

Momen sakral ini turut disaksikan oleh berbagai elemen, termasuk mitra kerja Polres Aceh Singkil. Salah satunya adalah Media Wartapolri.com, Kh Sakda., yang secara khusus menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh personel yang naik pangkat. Hal ini menunjukkan sinergitas antara Polri dan media dalam menginformasikan serta mengapresiasi kinerja positif institusi kepolisian.

Tradisi mandi kembang yang mengiringi upacara menjadi sorotan tersendiri. Guyuran air bercampur bunga bukan hanya sekadar ritual, melainkan sebuah penanda simbolis. Siraman ini melambangkan pembersihan diri, kesiapan menyongsong tugas yang lebih berat, serta doa dan harapan agar para personel senantiasa diberikan kelancaran dan keberkahan dalam menjalankan setiap tanggung jawab barunya.

Dengan kenaikan pangkat ini, diharapkan seluruh personel Polres Aceh Singkil semakin termotivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Amanah yang lebih besar kini berada di pundak mereka, siap diemban dengan penuh tanggung jawab demi terciptanya keamanan dan ketertiban di Bumi Aceh Singkil.{*}
[Redaksi]












