PEMUDA PEKERJA DI SABKON PT BAI TEWAS DALAM KECELAKAAN, WARGA DUGA TABRAKAN LORI KONTAINER.

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Liputan KPK Kabupaten Bintan – Seorang pemuda bernama MI dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kawasan jalan Galang Batang, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Bintan pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 11.50 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban diduga mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor di tengah kondisi cuaca hujan. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. Namun, sejumlah warga menduga korban sempat terlibat tabrakan dengan kendaraan lori kontainer yang melintas di kawasan tersebut.

Mendapatkan informasi kejadian tersebut, tim media kami langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan keterangan dari warga yang berada di sekitar lokasi.

Salah seorang warga yang turut membantu mengevakuasi korban mengatakan bahwa saat ditemukan tergeletak di badan jalan, korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Saat kami angkat, korban masih bernapas. Namun bagaimana kejadian awalnya kami tidak mengetahui secara pasti,” ujar warga tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pada saat kejadian cuaca sedang diguyur hujan sehingga aktivitas warga di sekitar lokasi menjadi terbatas.

“Saat hujan saya sempat mendengar suara benturan keras. Karena hujan, saya tidak langsung keluar rumah. Setelah hujan mulai reda, saya keluar dan melihat ada seseorang tergeletak di jalan,” jelasnya.

Menurut warga tersebut, dirinya tidak berani memberikan pertolongan pertama secara langsung karena khawatir terjadi kesalahpahaman yang dapat menimbulkan persoalan hukum.

Warga itu juga menduga kecelakaan yang dialami korban bukan semata-mata akibat terjatuh sendiri, melainkan kemungkinan terjadi benturan dengan kendaraan lain.

“Perkiraan saya korban bukan jatuh sendiri. Kemungkinan ada benturan dengan lori kontainer, tetapi itu hanya dugaan saya karena saya tidak melihat langsung kejadian tersebut,” tambahnya.

Dugaan tersebut diperkuat oleh kondisi sepeda motor korban yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, sementara bagian belakang kendaraan terlihat tidak mengalami kerusakan berarti.

Saat pengumpulan informasi di lokasi kejadian, seorang rekan kerja korban yang berkerja di subkontraktor (Yahua Tenhai) di PT BAI turut memberikan keterangan.

Menurut rekan kerja, sebelum kejadian korban sempat meminta izin keluar pada jam istirahat untuk mengambil makanan di tempat kosnya.

“Saat jam istirahat, MI izin kepada saya untuk keluar mengambil makanan ke kosnya. Saya mengizinkan dan sempat berpesan agar berhati-hati di jalan,” ungkap rekan kerja nya.

Korban diketahui merupakan pekerja yang sehari-hari bertugas di lingkungan PT BAI. Kabar meninggalnya MI pun menimbulkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan masyarakat yang mengenalnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi lengkap serta penyebab pasti kecelakaan yang merenggut nyawa Muhammad Ilham. Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum dan tidak berspekulasi terkait pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

(Jiprizal)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *