Penguatan Literasi Informasi, Pangkep Gelar Bimtek Tingkatkan Minat Baca Masyarakat
LiputanKPK.com. PANGKEP – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi selama dua hari, 23–24 Juli 2025, bertempat di Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Pangkep.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bunda Literasi Kabupaten Pangkep, Nurlita Wulan Purnama, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangkep. Dalam sambutannya, Nurlita menekankan pentingnya penguatan literasi informasi di tengah derasnya arus digitalisasi.
“Literasi informasi bukan sekadar kemampuan mencari dan membaca informasi, tetapi mencakup kemampuan memahami, mengakses, serta memanfaatkannya secara kritis dan bijak. Ini merupakan kebutuhan dasar di era sekarang, yang relevan bukan hanya bagi pelajar dan pendidik, tetapi bagi seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep, Muhiddin, menjelaskan bahwa pelaksanaan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman peserta terhadap pentingnya literasi informasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka akses informasi yang bersifat edukatif dan inspiratif, sebagai bagian dari upaya meningkatkan indeks literasi masyarakat serta menumbuhkan kegemaran membaca, khususnya di kalangan anak-anak,” terangnya.
Lebih lanjut, Muhiddin berharap para peserta—yang terdiri atas guru, pustakawan sekolah, pustakawan desa/kelurahan, dan perwakilan media—dapat menjadi agen perubahan sekaligus penggerak literasi di lingkungan masing-masing.
“Guru dan pustakawan memegang peranan penting sebagai ujung tombak dalam memperkuat budaya literasi informasi di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dan didukung melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Tahun Anggaran 2025. Adapun tema yang diusung adalah “Penguatan Literasi Informasi, Memperkuat Tingkat Kegemaran Membaca Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.”
Muh. Ilham Nur












