───────────────────────────────────
- Kota Bogor, Jawa Barat || LiputanKPK.com
Aksi demonstrasi sopir angkutan kota (angkot) dikabarkan kembali digelar di depan Balai Kota Bogor, Kamis (03/09/2026). Aksi tersebut direncanakan melibatkan sopir dari tiga trayek angkot di Kota Bogor.
Aksi demonstrasi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB. Tiga trayek yang disebut akan mengikuti aksi tersebut yakni 07 AK, 12 AK, dan 16 AK.
Rencana aksi ini berpotensi berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitar kawasan Balai Kota Bogor, khususnya ruas Jalan Djuanda yang menjadi salah satu akses utama menuju pusat pemerintahan Kota Bogor.
KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito, mengimbau masyarakat yang hendak melintas menuju kawasan Balai Kota agar mempertimbangkan jalur alternatif selama aksi berlangsung.
“Kalau bisa yang orang mau melintas ke Balai Kota, kalau memang agak macet cari jalur alternatif,” ujar Lukito.
Menurutnya, kepolisian masih akan melihat situasi di lapangan sebelum menentukan skema rekayasa lalu lintas. Pengaturan arus kendaraan akan disesuaikan dengan kondisi saat aksi berlangsung.
Meski demikian, kepolisian masih mengupayakan agar Jalan Djuanda tetap dapat dilintasi kendaraan sehingga aktivitas masyarakat tidak sepenuhnya terganggu.
Di ruas Jalan Djuanda terdapat tiga lajur utama. Polisi berharap para sopir angkot yang mengikuti aksi dapat menempatkan kendaraannya hanya pada satu lajur.
Dengan demikian, dua lajur lainnya masih dapat digunakan oleh kendaraan yang melintas.
“Jadi yang dua lajur lagi bisa digunakan untuk pengendara melintas. Kita berharap sopir tidak sampai menutup Jalan Djuanda,” terang Lukito.
Masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar Balai Kota Bogor pada Kamis pagi diimbau memperhitungkan waktu perjalanan dan memantau kondisi lalu lintas sebelum berangkat.
Kepolisian juga akan melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan selama aksi berlangsung.












