Liputan Kpk.com~Sumatra Barat.
Indonesia saat ini sedang merayakan hut nya yang ke 80 tahun, di setiap daerah pasti punya cerita tersendiri, baik cerita suka, duka, lucu, dan lain – lain, seperti yang terjadi didaerah paling terisolir di kabupaten pasaman ini,
tepatnya di nagari muara tais koto gadang kecamatan mapat tunggul kabupaten pasaman, yang mana ada kejadian tragis yang menimpa para rombongan anak- anak Paskibraka yang akan,
mengikuti upacara bendera di lapangan yang berada di dekat kantor nagari muara tais koto gadang, yang mana mobil yang akan membawa rombongan ini terperosok kedalam kubangan tanah liat yang sangat berbahaya,
dalam kejadian ini untung tidak memakan korban jiwa, namun anak- anak ini begitu trauma, karena kalau sempat masuk jurang habis lah mereka ini,
untung lah dalam kejadian ini banyak warga dari berbagai kampung yang sedang melintas, jadi mereka bergotong- royong sampai akhir nya mobil tersebut bisa di selamat kan, walaupun harus menunggu sampai dua jam lebih,
ditengah hiruk-pikuk ini kami menyempatkan untuk bertemu pak wali nagari nya, karena beliau sebagai orang no 1 disini pasti punya alasan mengenai,
akses jalan yang mungkin termasuk dalam kategori jalan terparah yang ada di kabupaten pasaman ini, apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini,
dalam perbincangan dengan kami, wali yang sangat ramah ini menjelaskan bahwa, sebagai wali nagari dia sudah banyak kali bermohon baik kepada,
anggota dpr ri, dpr propinsi sumbar, dpr kabupaten bahkan ke pemprov propinsi sumbar& pemkab pasaman, sudah pak, kami sudah mengajukan proposal, tapi yah sampai detik ini belum ada tanggapan yang serius dari semua pihak, kalau melalui add nagari uang nya terlalu sedikit karena nagari ini baru terbentuk pasti kami masih berbenah ke hal lain yang lebih urgensi kata nya menutup wawancara kami.
Penulis~( Agus)










