Langkat- Liputankpk.com
Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Gold Tahap 11 yang diselenggarakan oleh LKP Kencana Jaya Stabat Tahun 2025 berlangsung dengan sukses dan mendapat antusias tinggi dari para peserta. Program ini menghadirkan materi utama Pembukuan Sederhana dan Pemodalan sebagai bekal penting bagi peserta dalam merintis dan mengembangkan usaha mandiri, khususnya di bidang servis sepeda motor.

Dalam sesi pelatihan yang berlangsung pada Sabtu, 13 Desember 2025, instruktur utama Bapak Lendra Faqrurrowzi, SE, AK, MBA menegaskan bahwa kemampuan menyusun pembukuan sederhana merupakan fondasi utama dalam menjalankan usaha secara profesional dan berkelanjutan. Menurutnya, pembukuan yang baik akan membantu pelaku usaha menjaga manajemen keuangan agar tetap aman, transparan, dan terkendali.

“Pembukuan sederhana sangat penting karena berfungsi untuk memantau arus keluar dan masuk uang secara akurat. Dengan pencatatan yang rutin dan disiplin, pelaku usaha dapat mengetahui kondisi keuangan usahanya secara jelas,” ujar Lendra di hadapan peserta pelatihan.

Ia menjelaskan, pencatatan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mencatat belanja kebutuhan harian usaha, pembelian suku cadang, hingga pendapatan dari hasil servis sepeda motor setiap hari. Dari data tersebut, pelaku usaha dapat menghitung pendapatan bulanan maupun tahunan, sehingga dapat mengetahui secara pasti apakah usahanya mengalami keuntungan atau justru kerugian.
Sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi ternama di Sumatra Utara, Lendra juga menyampaikan materi Pemodalan secara komprehensif. Ia memberikan pemahaman kepada peserta bahwa keterbatasan modal bukanlah penghalang untuk memulai usaha. Peserta didorong untuk memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari lembaga keuangan resmi dan terpercaya.
“Jika ingin membuka usaha namun terkendala modal, peserta bisa mengajukan kredit ke Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank BRI, maupun Pegadaian. Lembaga-lembaga ini memiliki produk pembiayaan yang relatif mudah dan aman untuk pelaku usaha pemula,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur LKP Kencana Jaya Stabat, Bapak H. Suriadi S.Pd, saat diwawancarai oleh reporter Liputankpk.com, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama strategis dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Pegadaian. Kerja sama tersebut bertujuan untuk mempermudah para peserta PKW Gold dalam memperoleh akses permodalan usaha secara cepat, legal, dan terpercaya.
“Setelah menyelesaikan program PKW Gold, para peserta diwajibkan membuka usaha servis sepeda motor. Kami tidak hanya membekali ilmu, tetapi juga memberikan bantuan peralatan usaha,” ujar Suriadi.
Ia menambahkan bahwa peserta berhak mendapatkan bantuan berupa peralatan kerja seperti kunci-kunci, spare part, kompresor, hingga mesin door simer. Apabila peserta masih membutuhkan tambahan modal, mereka dapat langsung mengajukan pembiayaan ke BSI atau Pegadaian sebagai mitra resmi LKP Kencana Jaya Stabat.
Melalui Program PKW Gold Tahap 11 ini, LKP Kencana Jaya Stabat berharap dapat melahirkan wirausahawan-wirausahawan baru yang mandiri, tangguh, dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat lokal secara berkelanjutan.
(Warianto)












