PT Semen Tonasa Dikritik Soal Pengelolaan CSR dan Bantuan Listrik: Dinilai Tidak Transparan
LiputanKPK.com. Pangkep, 30 Agustus 2025 — PT Semen Tonasa, salah satu perusahaan BUMN yang beroperasi di Kabupaten Pangkep, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perusahaan dikritik terkait pengelolaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR, khususnya dalam hal penyaluran bantuan listrik gratis kepada warga sekitar pabrik.
Kritik disampaikan oleh mantan Staf Khusus Bupati Pangkep, May, yang menilai langkah PT Semen Tonasa dalam memberikan bantuan listrik kepada masyarakat di wilayah Ring 1 tidak memiliki mekanisme yang jelas dan akuntabel.
“Kesalahan fatal dilakukan PT Semen Tonasa dengan menyalurkan bantuan listrik secara langsung tanpa sistem yang transparan. Harusnya, bantuan tersebut dikelola melalui wadah resmi berbasis desa,” ujar May saat ditemui di Warkop Kita, Sabtu (30/8/2025).
Ia menyarankan agar perusahaan membentuk lembaga atau badan yang dikelola langsung oleh masyarakat desa sekitar, yang memiliki tanggung jawab untuk mengatur penggunaan dana CSR secara adil dan merata, termasuk untuk pembiayaan tagihan listrik warga.
“Perusahaan harus memberikan hak masyarakat terdampak, tetapi dengan cara yang sesuai aturan. Transparansi dan partisipasi masyarakat adalah kunci,” tambahnya.
Lebih lanjut, May menegaskan bahwa PT Semen Tonasa perlu mengevaluasi kembali skema CSR yang selama ini dijalankan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di sekitar kawasan industri.
“Jangan sampai CSR hanya menjadi formalitas. PT Semen Tonasa harus memastikan bahwa program CSR benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat Pangkep,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Semen Tonasa belum memberikan keterangan resmi terkait kritik tersebut.
Muh. Ilham Nur












