Warga Desa Woomparigi Keluhkan Dugaan Penyerobotan Lahan Sawit oleh Pemerintah Desa

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

WOOMPARIGI, liputankpk.com – Seorang warga Desa Woomparigi mengeluhkan dugaan penyerobotan lahan perkebunan kelapa sawit miliknya yang disebut terjadi akibat kegiatan penggalian saluran pembuangan air yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Woomparigi.

Menurut keterangan warga yang mengaku sebagai korban, kegiatan penggalian tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan maupun koordinasi terlebih dahulu dengan dirinya selaku pemilik lahan. Akibat pekerjaan tersebut, sejumlah tanaman kelapa sawit yang telah memasuki masa produktif dan berbuah disebut terdampak serta mengalami kerusakan.

Korban menyatakan bahwa permasalahan tersebut telah berlangsung sejak November 2025 dan hingga kini belum mendapatkan penyelesaian yang memuaskan. Ia menilai tindakan yang dilakukan telah merugikan dirinya sebagai pemilik lahan.

“Saya merasa dirugikan karena penggalian dilakukan tanpa izin dan mengakibatkan tanaman sawit yang sudah berbuah terdampak. Saya berharap persoalan ini dapat ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, korban meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan penyelidikan dan mengusut tuntas dugaan penyerobotan lahan yang dimaksud. Ia juga berharap ada kejelasan hukum serta penyelesaian yang adil bagi semua pihak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Woomparigi belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi dari pihak terkait dan membuka ruang hak jawab bagi pihak terkait.

Laporan: M. Yamin

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *