Ratusan Wartawan Gelar Aksi Damai, Soroti Surat Edaran Diskominfo Tulang Bawang

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Tulang Bawang, liputankpk.com – Ratusan wartawan dari berbagai media lokal di Kabupaten Tulang Bawang menggelar aksi damai pada Senin (15/9). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap surat edaran yang dikeluarkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tulang Bawang beberapa waktu lalu, yang dinilai membatasi ruang gerak media lokal.

Aksi dimulai dari Tugu Garuda menuju Kantor Pemkab Tulang Bawang. Massa membawa simbol keranda mayat sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang dianggap “membungkam” media lokal.

Koordinator lapangan, Abdulrahman, dalam orasinya menilai surat edaran tersebut membuat hubungan antara pemerintah dan media menjadi tidak harmonis. Menurutnya, semestinya Diskominfo dapat membangun sinergi dengan insan pers demi mendukung pembangunan daerah.

“Surat edaran itu mewajibkan perusahaan media memiliki MoU dengan Pemkab hanya jika sudah terverifikasi Dewan Pers. Hal ini kami pandang terlalu membatasi, padahal media juga punya peran penting dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, massa juga menyampaikan lima tuntutan. Salah satunya meminta Bupati Tulang Bawang untuk mengevaluasi kinerja Kepala Diskominfo dan mencabut surat edaran yang dipersoalkan.

Menanggapi hal itu, pihak Pemkab menerima perwakilan peserta aksi, antara lain Abdulrahman, Erwinsyah, Suhirmansyah, Supri, dan Setuju Sanjaya. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tulang Bawang menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi dengan menyerahkannya kepada Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) guna melakukan evaluasi.

“Semua tuntutan akan dikaji dengan memperhatikan aturan yang berlaku. Solusi terbaik akan dicari agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” ujar pihak Pemkab.

Setelah dari kantor Bupati, massa aksi kemudian melanjutkan penyampaian aspirasi ke DPRD Tulang Bawang. Mereka berharap lembaga legislatif ikut mengawal proses evaluasi terhadap lima tuntutan yang disampaikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Diskominfo Tulang Bawang belum memberikan keterangan resmi terkait aksi dan tuntutan para wartawan.

Reporter: Sam

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *