Bertahun-tahun Dicap Sakit, Perumda Tirta Muare Ulakan Sambas Kini Berstatus Sehat di Era Kepemimpinan Arpandi, S.P., M.H.

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Sambas Kalbar — Liputankpk.com — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Tirta Muare Ulakan Sambas pernah bertahun-tahun mendapat stigma sebagai perusahaan “sakit” karena lemahnya pelayanan, tingginya kehilangan air, dan kondisi keuangan yang tidak sehat. Kondisi ini membuat masyarakat kerap mengeluhkan kualitas layanan air bersih, sementara kinerja perusahaan dianggap jauh dari harapan.

Titik balik terjadi setelah Arpandi, S.P., M.H. dipercaya menjadi Direktur PERUMDAM. Sejak awal, ia membawa visi untuk menata ulang manajemen, memperkuat tata kelola, dan mengembalikan kepercayaan masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperbaiki sistem administrasi, termasuk melalui pelatihan pengadaan barang dan jasa serta penerapan prosedur operasional standar yang lebih ketat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Upaya lain yang dilakukan yakni peningkatan layanan pelanggan. Perusahaan mulai menerapkan sistem pengaduan berbasis daring agar masyarakat dapat menyampaikan keluhan lebih cepat. Selain itu, perbaikan pasokan dan kualitas air bersih terus dilakukan sehingga pelanggan mulai merasakan perbaikan nyata, baik dari sisi kontinuitas maupun respons pelayanan.

Di bidang keuangan, manajemen berhasil mendekatkan tarif dengan biaya produksi, serta meningkatkan efektivitas penagihan hingga lebih dari 90 persen. Langkah efisiensi ini membuat PERUMDAM mulai mampu menutup biaya operasional dan perlahan keluar dari kondisi defisit. Jumlah pelanggan pun meningkat signifikan, dengan cakupan layanan yang semakin luas.

Hasil dari kerja keras ini terlihat jelas pada 2024, ketika PERUMDAM Tirta Muare Ulakan Sambas meraih predikat “Sehat” dengan nilai kinerja 2,94 dalam Buku Kinerja BUMD Air Minum. Hingga akhir 2024, jumlah pelanggan aktif tercatat lebih dari 14 ribu, mayoritas merupakan pelanggan domestik yang kini menikmati layanan air lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Meski demikian, tantangan masih membayangi. Tingkat kehilangan air atau non-revenue water masih mencapai hampir 48 persen, menjadi pekerjaan besar yang harus segera diatasi. Selain itu, perluasan cakupan layanan ke daerah terpencil serta peningkatan kualitas air agar memenuhi standar kesehatan nasional masih menjadi agenda penting ke depan.

Transformasi yang terjadi menunjukkan peran penting kepemimpinan dalam mengubah wajah perusahaan daerah. Dari status “sakit” kini menjadi “sehat”, Perumda Tirta Muare Ulakan Sambas di bawah kendali Arpandi berhasil membuktikan bahwa perbaikan tata kelola, efisiensi, dan pelayanan publik yang berorientasi pada masyarakat bisa mengangkat kinerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Sambas. ( Ms Mulyadi )

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *