Inspiratif! Ibu-ibu TK Alsyiyah Pulo Sarok Sukses Atasi Ketahanan Pangan dengan Kebun Dapur Mandiri, Disanjung Ketua BKMT Aceh Singkil

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Aceh Singkil, | LiputanKPK.com ~ Di tengah tantangan ekonomi dan kenaikan harga komoditas, sekelompok ibu-ibu di Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, menunjukkan inisiatif luar biasa dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga. Bertempat di TK Alsyiyah Bustanul Athfal Pulo Sarok, kegiatan bercocok tanam mandiri ini bahkan menuai pujian langsung dari Ketua Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) Aceh Singkil, Ny. Hj. Umi Maimah Hamzah, dalam kunjungan beliau pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Inisiatif ini bermula dari keresahan para pimpinan dan anggota organisasi TK Alsyiyah Ranting Pulo Sarok terkait program pemerintah yang mencanangkan ketahanan pangan. Mereka berpikir, jika ketahanan pangan bisa dimulai dari rumah tangga, maka kebutuhan dapur seperti cabai, bawang, dan sayur-sayuran (terong, bayam, dll.) menjadi prioritas.

“Dua bulan terakhir ini, harga cabai sangat mahal. Ini yang membuat kami bersemangat untuk menanam cabai, khususnya cabai rawit, dan juga terong,” ungkap salah satu pimpinan TK Alsyiyah Pulo Sarok. Beruntung, di lingkungan belakang TK Alsyiyah terdapat lahan kosong yang bisa dimanfaatkan.

Dengan semangat kebersamaan, ibu-ibu ini mulai menggarap lahan tersebut. Setelah lebih dari dua bulan berjalan, hasilnya sangat memuaskan. “Alhamdulillah, dengan adanya kebun cabai dan sayuran ini, kami bisa terbantu untuk memenuhi kebutuhan dapur,” lanjut pimpinan tersebut dengan bangga.

Uniknya, inisiatif menanam ini tidak hanya dilakukan di lingkungan TK. Rupanya, sebagian besar ibu-ibu anggota TK Alsyiyah juga secara mandiri telah menanam cabai dan sayuran di pekarangan rumah masing-masing.

Hasil panen dari kebun mandiri ini rencananya tidak hanya untuk konsumsi pribadi, tetapi juga akan dijual kepada anggota TK Alsyiyah atau warga sekitar yang membutuhkan dengan harga yang lebih terjangkau. Langkah ini tidak hanya mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, tetapi juga memperkuat solidaritas di antara warga.

Melihat langsung keberhasilan program ini, Ketua BKMT Aceh Singkil, Ny. Hj. Umi Maimah Hamzah, tidak bisa menyembunyikan rasa bangga dan apresiasinya. “Saya sangat mengapresiasi dan bangga kepada ibu-ibu organisasi TK Alsyiyah Pulo Sarok. Dengan memanfaatkan pekarangan TK dan juga pekarangan rumah mereka, mereka mampu menanam cabai dan sayuran yang sangat membantu memenuhi kebutuhan dapur,” ujar Ny. Hj. Umi Maimah Hamzah.

Beliau juga menyerukan agar semangat dan inisiatif ibu-ibu TK Pulo Sarok ini dapat menjadi inspirasi bagi ibu-ibu lain di luar organisasi tersebut. “Saya menghimbau untuk ibu-ibu di luar organisasi ini agar bisa meniru seperti ibu-ibu TK Pulo Sarok ini untuk bisa mengatasi ketahanan pangan, terkhusus untuk kebutuhan dapur,” tegasnya, menekankan pentingnya kemandirian pangan dari tingkat keluarga.

Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan semangat kebersamaan dan sedikit lahan, ketahanan pangan keluarga bukan lagi sekadar wacana, melainkan sebuah realita yang bisa diwujudkan.{*}

Penulis/Editor : [Khalikul Sakda]

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *