Mempawah, TNI AL, Kodaeral XII – Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII menghadiri sekaligus membuka kegiatan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang III Triwulan IV Tahun 2025 yang diselenggarakan di Lapangan Apel BP2TD, Kabupaten Mempawah, pada Sabtu (15/11).
Acara pembukaan dipimpin oleh Komandan Kodaeral XII, Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQaR, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kehadirannya menandai dimulainya rangkaian kegiatan pembinaan karakter bagi peserta KKRI.
Upacara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat Forkopimda dan perwakilan instansi terkait, serta perwakilan sekolah mitra kegiatan, yaitu SMK Islam Cendekia, Taruna Muhammadiyah, dan SMK Negeri 1 Mempawah Timur, juga mengikuti jalannya kegiatan.
Upacara pembukaan diawali dengan laporan komandan upacara, dilanjutkan pemeriksaan pasukan, dan penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) KKRI Gelombang III.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menekankan pentingnya pembinaan mental, disiplin, dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda.
Melalui program KKRI, para peserta diharapkan mampu membangun karakter yang tangguh, berintegritas, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi kepada bangsa dan negara.
(Dispen Kodaeral XII)
[15/11, 20.17] KK Seri Wartawan: Hari Ketiga Operasi, Tim SAR Temukan Korban KM Margana Sakti di Perairan Padang Tikar
Muara Kubu, TNI AL, Kodaeral XII – Upaya pencarian korban tenggelamnya KM Margana Sakti di Perairan Padang Tikar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, memasuki hari ketiga pada Sabtu (15/11).
Pencarian yang dipusatkan di Posko SAR Gabungan Kampung Muara Kubu ini berhasil menemukan satu orang korban yang sebelumnya dilaporkan hilang atas nama Takim (34), seorang anak buah kapal (ABK) KM Margana Sakti.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di koordinat 0°39’37” S – 108°40’48” E. Korban kemudian dievakuasi menggunakan RIB Basarnas Kayong Utara menuju Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, untuk penanganan lebih lanjut.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Basarnas Kayong Utara, Posal Muara Kubu, Airud Pontianak dan Pos Airud Muara Kubu, serta KPLP Muara Kubu. Sarana RIB Basarnas Kayong Utara menjadi unsur utama dalam penyisiran dan evakuasi korban di area yang dikenal memiliki karakteristik perairan cukup menantang.
Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi SAR dinyatakan mencapai hasil signifikan dalam upaya kemanusiaan di wilayah perairan Kalimantan Barat.
(Dispen Kodaeral XII)












