Buruh Bangunan Tersengat Listrik Saat Renovasi Atap Gedung SPPG II Bungoro

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Buruh Bangunan Tersengat Listrik Saat Renovasi Atap Gedung SPPG II Bungoro

LiputanKPK.com. Pangkep – Seorang buruh bangunan mengalami kecelakaan kerja akibat tersengat aliran listrik saat melakukan pekerjaan renovasi atap Gedung SPPG II Bungoro. Yayasan Cahaya Bumi Angkasa, yang berlokasi di Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 29 Desember 2025, sekitar pukul 10.07 WITA. Korban diketahui bernama Syahrul Ramadan (20), warga Lempangan, Desa Bowong Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan.

Kronologis Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, insiden bermula saat korban bersama rekannya Andi (22) tahun, tengah mengerjakan pengecoran talang air di atap bangunan Gedung SPPG II Bungoro. Saat itu, campuran semen yang digunakan mulai habis.

Korban kemudian berinisiatif mengambil campuran semen yang berada di bawah bangunan, yang diisi oleh saksi lainnya, Harianto (45) tahun. Proses pengambilan dilakukan dengan menarik campuran semen dari arah samping bangunan menuju ke atas atap.

Namun, pada saat korban hendak mengambil campuran semen tersebut, bagian kepala korban secara tidak sengaja menyentuh kabel JTM (Jaringan Tegangan Menengah) yang berada di sekitar lokasi pekerjaan. Akibatnya, korban tersengat aliran listrik dan langsung terjatuh di atas atap seng bangunan.

Melihat kejadian tersebut, saksi Andi (22) tahun, segera menarik korban menjauh dari sumber bahaya menuju ke area talang air, sembari berteriak meminta pertolongan. Saksi Harianto (45) tahun, yang berada di bawah bangunan, kemudian mengumpulkan warga sekitar untuk membantu mengevakuasi korban dengan menggunakan tangga.

Korban selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Batara Siang, Kabupaten Pangkep, guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kondisi Korban
Hingga berita ini diterbitkan korban masih menjalani perawatan intensif di Unit Gawat Darurat (UGD) RS Batara Siang dan berada dalam pengawasan tim medis.

Dugaan Sementara
Kecelakaan kerja ini diduga terjadi akibat kurangnya kehati-hatian dalam bekerja, serta adanya risiko bahaya dari jaringan listrik yang berada dekat dengan area renovasi bangunan.

Info terakhir diterima kondisi korban sampai sekarang masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Batara Siang. Dan info akhir pasien di rujuk ke Rumah Sakit Wahidin. Ucap H. Lutfi Hanafi melalui via chattingan. Kamis, 01/01/2026.

Penulis: Muh. Ilham Nur

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *