Pasca Banjir Bandang, Warga Dusun Mawar Tetap Laksanakan Ibadah Qurban

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Liputan KPK.Com, Aceh  __________          Di tengah kondisi pasca bencana banjir bandang akibat hidrometeorologi yang melanda wilayah mereka, warga Dusun Mawar, Kampung Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, tetap menunjukkan semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah qurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Meski sebagian masyarakat masih menghadapi keterbatasan ekonomi akibat dampak bencana alam yang merendam pemukiman dan mengganggu aktivitas warga, semangat bergotong royong tetap terjaga. Melalui swadaya masyarakat, panitia qurban berhasil mengumpulkan dana dengan iuran sebesar Rp2.100.000 per orang hingga akhirnya dapat membeli 5 ekor sapi dan 4 ekor kambing untuk disembelih pada momentum Idul Adha tahun ini.

Ketua panitia qurban, Nurjanah Said (59), saat diwawancarai media Liputan KPK.Com. Rabu (27/05) menyampaikan rasa syukur atas semangat warga yang masih mampu melaksanakan ibadah qurban meski dalam suasana pasca bencana.

“Kami warga dalam keadaan pasca bencana tetap menjalankan ibadah qurban walaupun dalam keadaan keterbatasan. Tahun lalu kami bisa berqurban 7 ekor lembu dan 2 ekor kambing. Hari ini kami warga Dusun Mawar Kampung Bukit Rata hanya mampu berqurban 5 sapi dan 4 ekor kambing,” sebut Ketua Panitia.

Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat tahun ini memang cukup berat akibat dampak banjir bandang yang melanda kawasan tersebut. Namun, warga tetap berusaha menyisihkan rezeki demi menjalankan ibadah qurban sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial antar sesama masyarakat.

Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban juga berlangsung penuh kebersamaan pada hari pertama lebaran di dusun mawar, Warga terlihat bahu membahu membantu proses penyembelihan hingga pendistribusian daging qurban kepada masyarakat sekitar.

Semangat masyarakat Dusun Mawar ini menjadi gambaran bahwa musibah tidak mematahkan nilai kebersamaan dan religiusitas warga. Di tengah keterbatasan akibat bencana hidrometeorologi, masyarakat tetap menjaga tradisi ibadah dan solidaritas sosial dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

 

(Kaperwil Aceh)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *