https://www.liputankpk.com//Kinali, Sejumlah anggota keluarga menyampaikan keluhan terkait perhatian yang diberikan oleh seorang inisial”MSJ” mantan Ketua Muslimat NU di Desa Kinali kecamatan barus kabupaten tapanuli tengah kepada orang tua kandungnya. Keluhan tersebut menjadi perbincangan di lingkungan keluarga dan sebagian masyarakat setelah muncul pandangan bahwa perhatian terhadap orang tua dinilai belum sesuai dengan harapan keluarga.
Menurut keterangan yang disampaikan oleh beberapa anggota keluarga, orang tua yang telah memasuki usia lanjut sebelum meninggal beberapa hari yang lalu membutuhkan perhatian, pendampingan, dan dukungan dari anak-anaknya.
Dalam kondisi tersebut, keluarga berharap seluruh anggota keluarga dapat berperan aktif dalam memberikan bantuan dan perhatian kepada orang tua.
Salah seorang anggota keluarga yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa keluhan yang mereka sampaikan bukan bertujuan untuk memperkeruh suasana, melainkan sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi orang tua yang dinilai membutuhkan perhatian lebih dari keluarga.
Kami hanya berharap agar orang tua mendapatkan perhatian yang layak dari anak-anaknya. Orang tua telah membesarkan dan mendidik anak-anaknya sejak kecil, sehingga sudah sewajarnya mendapatkan perhatian ketika memasuki usia lanjut,namun yang menjadi sebuah kekecewaan tertuju pada anak yang pertama inisial “MSJ” seorang mantan ketua muslimat NU desa kinali,
“Samaso hidupnyo umak kami ko ala gaek dak bisa lai babuek apo apo,dak mau inyo “MSJ”marawat,mangurus,hingga mamandikan mambersihkan kotorannyo.mangapo di saat menghemhuskan nafas terakhirnyo disitu inyo baru mau mamandikan.seolah olah inyo manampakkan sikap elok ka masyarakat luas.”
“(Semasa hidup orang tua kami yang lanjut usia,yang sudah tidak bisa berbuat apa apa
“MSJ” enggan merawat,mengurus,memandikan, membersihkan kotorannya.mengapa harus di saat ajal orang tua kami tiba disitu mau ikut memandikannya,seolah olah hanya untuk memperlihatkan pada masyarakat luas dengan sikap baiknya,”)ujarnya.
Menurut keluarga, persoalan tersebut telah menjadi bahan pembicaraan dalam lingkungan keluarga selama beberapa waktu. Mereka berharap adanya komunikasi yang lebih baik agar hubungan kekeluargaan tetap terjaga dan segala persoalan dapat diselesaikan secara musyawarah.
Informasi mengenai keluhan tersebut kemudian menarik perhatian sebagian warga. Beberapa warga menilai bahwa perhatian terhadap orang tua merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan oleh setiap anak tanpa memandang status sosial maupun jabatan yang pernah diemban.
“Dalam kehidupan bermasyarakat, seseorang sering dinilai bukan hanya dari perannya di ruang publik, tetapi juga dari bagaimana ia menjalankan tanggung jawab dalam keluarganya,” kata seorang warga yang ditemui.
Dalam ajaran Islam maupun nilai-nilai adat yang berkembang di tengah masyarakat, berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban yang sangat ditekankan. Memberikan perhatian, membantu memenuhi kebutuhan, serta menjaga kesejahteraan orang tua menjadi bagian dari tanggung jawab anak yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga hubungan baik dalam keluarga serta memberikan perhatian dan penghormatan kepada orang tua sebagai bagian dari nilai moral, sosial, dan keagamaan yang dijunjung tinggi dalam kehidupan bermasyarakat.
Tim:media liputan KPK












