Program Ketahanan Pangan BUMDes Gunung Tanjung Rp 199 Juta Dipertanyakan,,kemana larinya anggaran tersebut??

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Sukabumi – Program ketahanan pangan yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Gunung Tanjung kini menjadi sorotan. Pasalnya, proyek unit usaha peternakan domba yang menelan anggaran Dana Desa (DD) sekitar Rp 199 juta tersebut diduga telantar, menyusul temuan kondisi kandang yang kosong melompong.

‎Berdasarkan pantauan hari Rabu, 3 Juni 2026 langsung tim media di lokasi proyek, tidak terlihat ada satu pun ekor domba di dalam area kandang. Fasilitas yang dibangun menggunakan uang negara tersebut tampak sepi tanpa ada aktivitas pemeliharaan hewan ternak.



‎Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola BUMDes maupun Pemerintah Desa Gunung Tanjung terkesan tertutup. Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media untuk menggali kejelasan alokasi anggaran tersebut belum membuahkan hasil.

‎Menurut keterangan dari salah satu staf desa, Kepala Desa Gunung Tanjung saat ini belum bisa dimintai keterangan.

‎“Kepala Desa sedang sakit dan saat ini sedang menjalani perawatan medis,” ujar staf tersebut saat ditemui di kantor desa.

‎Tidak berhenti di situ, tim media juga mencoba menghubungi Sekretaris Desa melalui sambungan telepon dan pesan singkat guna mendapatkan klarifikasi berimbang. menurut pernyataan salah satu anggota poktan,,domba dari total keseluruhan 69 ekor,20ekor nya di duga mati dan 49 ekor nya dijual oleh fihak bumdes itu sendiri,dan ada salah satu fihak desa(SEKDES) Di duga ada dalam lingkaran penjualan domba tersebut.
‎tanpa kesepakatan antar anggota poktan lainnya,,
‎alih-alih di pertanyakan terkait isu kabar yg beredar dari masyarakat tersebut,
‎pihak sekdes pun bungkam tak buka suara.. hingga saat ini pihak Sekretaris Desa belum memberikan jawaban atau respons resmi terkait kondisi program ketahanan pangan tersebut.

‎Masyarakat kini mempertanyakan asas manfaat dari anggaran ratusan juta rupiah yang seharusnya dialokasikan untuk memperkuat ketahanan pangan warga setempat. Media akan terus mengawal kasus ini dan berupaya mendapatkan pernyataan resmi dari Direktur BUMDes serta jajaran eksekutif desa secepatnya

‎Alfian.A

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *