Kota Bogor, Jawa Barat || LiputanKPK.com
Pernyataan Habib Rizieq Shihab (HRS) terkait kedatangan lima truk yang disebut membawa kelompok preman dan mendapat pengawalan personel Brimob menuai perhatian. Tuduhan tersebut disampaikan HRS dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Selasa, 01/09/2026.
Dalam video tersebut, HRS mempertanyakan pernyataan kepolisian yang mengaku tidak mengetahui adanya kelompok yang disebut anarko. Ia bahkan menuding aparat telah mengetahui kedatangan rombongan tersebut karena disebut datang menggunakan lima truk dan berada dalam pengawalan Brimob.
«”Polisi bilang oh kami enggak tahu itu kelompok anarko, bohong, polisi tahu saudara, lima truk preman begitu datang dikawal oleh Brimob, bohong mereka tidak tahu,” ujar HRS.»
Pernyataan itu kemudian mendapat bantahan dari Polda Metro Jaya. Kepolisian menyatakan kendaraan Brimob yang terlihat dalam video bukan sedang melakukan pengawalan terhadap rombongan tertentu.
Polisi menjelaskan, keberadaan kendaraan Brimob di lokasi merupakan bagian dari kegiatan patroli dan monitoring situasi keamanan. Dengan demikian, aparat membantah anggapan bahwa kendaraan tersebut secara khusus mengawal rombongan yang disebut dalam video.
Perbedaan keterangan tersebut membuat konteks keberadaan kendaraan Brimob menjadi sorotan. Di satu sisi, HRS menyebut kendaraan tersebut sebagai bagian dari pengawalan lima truk yang diduga membawa kelompok preman. Sementara di sisi lain, kepolisian menegaskan aktivitas personel Brimob merupakan patroli untuk memantau kondisi keamanan.
Hingga kini, kedua pernyataan tersebut menunjukkan adanya perbedaan pandangan mengenai situasi yang terekam dalam video. Publik pun diharapkan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum informasi mengenai identitas rombongan dan tujuan keberadaan kendaraan Brimob di lokasi tersebut dapat dipastikan.
HRS Tuduh Lima Truk Preman Dikawal Brimob, Polda Metro Jaya Bantah

───────────────────────────────────











