Dinas Pertanian Kaur Genjot Mekanisasi: Puluhan Alsintan Modern Masuk, Produktivitas Diharapkan Naik 15–20%

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Kaur-Bengkulu,https://liputankpk.com/wp-admin/, Dinas Pertanian Kabupaten Kaur terus mempercepat penerapan mekanisasi pertanian. Sepanjang tahun 2026, puluhan unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) modern telah didatangkan dari Pemerintah Pusat untuk mendukung para petani di daerah ini. Kamis (3 september 2026)

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, Dodi Haryono, menyatakan bahwa bantuan Alsintan tersebut merupakan bagian dari program percepatan swasembada pangan nasional. Bantuan disalurkan langsung kepada kelompok tani yang memenuhi persyaratan administrasi dan memiliki lahan produktif.

“Sepanjang tahun 2026 ini, puluhan unit Alsintan modern telah didatangkan dari pusat. Dengan peralatan serba modern ini, pertanian di Kaur dipastikan akan berkembang lebih pesat,” ujar Dodi Haryono saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Alsintan yang disalurkan meliputi traktor roda empat, traktor roda dua, rice transplanter, combine harvester, pompa air, dan alat pengering hasil panen (dryer). Peralatan ini diharapkan dapat menekan biaya produksi sekaligus memperpendek masa tanam dan mempercepat panen di seluruh kecamatan.

Menurut Dodi, mekanisasi menjadi solusi utama untuk mengatasi keterbatasan tenaga kerja tani yang semakin berkurang. Berkat Alsintan, pengolahan satu hektar lahan yang biasanya membutuhkan waktu 7–10 hari secara manual, kini dapat diselesaikan dalam waktu 1–2 hari.

Dinas Pertanian juga telah menyiapkan pelatihan teknis bagi para operator dan kelompok tani penerima bantuan. Tujuannya agar peralatan tidak hanya diterima, tetapi juga dirawat dan digunakan secara optimal sesuai prosedur.

“Kami tidak ingin Alsintan ini terbengkalai. Tim pendamping dari jajaran penyuluh pertanian akan terus memantau pemanfaatannya di lapangan. Selain itu, setiap kelompok tani wajib menyusun laporan penggunaan alat pada setiap musim tanam,” jelas Dodi.

Pemerintah Kabupaten Kaur menargetkan, dengan tambahan Alsintan ini, produktivitas padi dan komoditas pertanian lainnya di Kaur dapat meningkat 15% hingga 20% pada akhir tahun 2026. Dinas Pertanian berharap sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan para petani terus diperkuat, agar Kabupaten Kaur benar-benar menjadi lumbung pangan yang lebih makmur.

(Johan)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *