Kekeringan Berkepanjangan, Pemkab Bogor Buka Opsi Modifikasi Cuaca

Dokumentasi LiputanKPK.com
NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Kabupaten Bogor, Jawa Barat || LiputanKPK.com
‎Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor membuka opsi modifikasi cuaca sebagai salah satu upaya mengantisipasi kekeringan yang semakin panjang. Namun, langkah tersebut belum dapat dilakukan secara maksimal karena dalam beberapa hari terakhir kondisi awan yang berpotensi menghasilkan hujan masih minim.

‎Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, upaya modifikasi cuaca sebenarnya telah dilakukan di wilayah udara Jabodetabek oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pemkab Bogor pun terus memantau perkembangan kondisi cuaca untuk menentukan langkah selanjutnya.

‎Menurut Rudy, apabila terdapat awan yang memenuhi persyaratan untuk dilakukan modifikasi cuaca, Pemkab Bogor akan mengupayakan langkah tersebut guna membantu mengatasi dampak kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah.

‎”Kita sudah mengalami kekeringan lebih dari sebulan, bahkan kita menetapkan status tanggap darurat bencana kekeringan sebelum masuk puncaknya, kemudian kita perpanjang status tanggap tersebut sampai 15 September 2026 nanti,” ujar Rudy.

‎Ia menjelaskan, kondisi cuaca menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan modifikasi cuaca. Teknologi tersebut membutuhkan keberadaan awan dengan karakteristik tertentu agar proses penyemaian awan dapat dilakukan secara efektif.

‎Karena itu, Pemkab Bogor tidak hanya mengandalkan modifikasi cuaca, tetapi tetap melakukan pemantauan terhadap wilayah yang terdampak kekeringan serta menyiapkan langkah penanganan sesuai kebutuhan masyarakat.

‎Perpanjangan status tanggap darurat hingga 15 September 2026 menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi kekeringan yang masih berlangsung.

‎Pemkab Bogor berharap perubahan kondisi atmosfer dan munculnya awan hujan dapat memberikan peluang untuk dilakukan modifikasi cuaca sekaligus membantu meningkatkan ketersediaan air di wilayah yang terdampak.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *