Camat Singkil Gelar Rapat Krusial: Genjot Ketahanan Pangan dan Pembangunan Koperasi Merah Putih untuk Kemandirian Ekonom

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Aceh Singkil | LiputanKPK.com ~ Camat Singkil, Khairuddin SE, memimpin rapat penting pada Jumat, 14 November 2025, untuk mengakselerasi program Ketahanan Pangan dan pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayahnya. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Camat Singkil ini dihadiri oleh jajaran penting, termasuk Koramil 0109/02 Singkil Kapten Inf Dahlius, Kapolsek Singkil IPTU Akhirullah, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Singkil, menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Dalam diskusinya, Camat Khairuddin menekankan pentingnya penetapan resmi terkait ketahanan pangan. “Ketetapan ini akan menjadi hukum nantinya, hasil dari musyawarah bersama, bukan keinginan pribadi pimpinan desa,” tegasnya. Hasil musyawarah ini akan menjadi pedoman utama dan dilaporkan ke jenjang pemerintahan yang lebih tinggi, mengukuhkan otoritas dan keseriusan program ini.

Program ketahanan pangan ini dirancang multi-sektoral, mencakup pengembangan peternakan, baik penggemukan maupun pembibitan, serta budidaya ikan. “Jika banyak kepala desa menetapkan adanya ternak atau budidaya ikan, kami akan langsung datang memantau. Kecamatan Singkil ini memiliki potensi besar untuk beberapa item produksi yang bisa dikumpulkan hasilnya dari berbagai desa,” jelas Camat, menunjuk pada upaya pemetaan zona ketahanan pangan di tingkat kabupaten. Diskusi bahkan menyentuh potensi pengembangan budidaya perikanan di wilayah pesisir dan sungai, yang diharapkan mendapat dukungan dari kementerian di Jakarta.

Pembangunan Koperasi Merah Putih menjadi sorotan utama lainnya. Setiap desa diwajibkan menetapkan lokasi strategis untuk pembangunan gerainya. “Lokasi harus aman, bukan sengketa, dan idealnya memiliki akses jalan yang baik, diutamakan jalan aspal,” terang Camat Khairuddin, seraya menambahkan bahwa timnya siap membantu mengidentifikasi dan mengamankan lahan, termasuk jika diperlukan pengadaan tanah dari masyarakat.

Kapten Inf Dahlius dari Koramil 0109/02 Singkil, turut menyoroti target ambisius. “Saat ini baru enam koperasi merah putih yang masuk portal dari total 116 desa di Kabupaten Singkil. Kami menargetkan minimal 50% desa sudah melaporkan lahannya pada akhir November ini,” ujarnya. Dandim bahkan telah disarankan untuk mengumpulkan seluruh camat agar menekan kepala desa masing-masing, mengingat pentingnya data akurat untuk alokasi anggaran nasional.

Luas lahan yang direkomendasikan untuk gerai adalah 30×30 meter, atau minimal 20×30 meter, untuk memastikan tidak hanya bangunan utama tetapi juga area parkir yang memadai, menghindari gangguan fasilitas umum seperti yang kerap terjadi. “Kita tidak ingin lagi ada parkir kendaraan di jalan,” tambah Kapten Dahlius, menyinggung kondisi jalan yang ada.

Kapolsek Singkil IPTU Akhirullah menegaskan dukungan penuh Polri terhadap program pemerintah ini. “Ini adalah program pemerintah, wajib kita dukung bersama untuk kemajuan perekonomian masyarakat. Tujuannya agar kita Swasembada pangan, tidak lagi mengharapkan bahan pokok dari luar daerah,” ujarnya. Ia berharap program ini dapat berjalan lancar hingga skala kabupaten.

Mewakili kepala desa, Sekdes Siti Ambia, Irwansyah, memberikan contoh konkret. Desanya mengusulkan bekas Kantor PU Pengairan Lama sebagai lokasi strategis untuk gerai koperasi, dekat dengan pajak baru dan rencana pembangunan Dapur Umat MBG. “Lokasinya tinggi, tidak berair, dan merupakan satu-satunya daerah layak di desa kami,” jelasnya, memohon bantuan dan dukungan dari pihak terkait untuk merealisasikan usulan tersebut.

Rapat ini ditutup dengan harapan besar agar seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dapat bersinergi mewujudkan program-program ini, demi tercapainya kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi di Kecamatan Singkil.(*)

[Khalikul Sakda]

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *