JAKARTA –Liputankpk.com
Suasana haru dan solidaritas mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Di tengah kemeriahan acara “Kesenian Rakyat Dalam Kebersamaan Kemerdekaan” yang digelar di Kalibata, Jakarta, pada Senin (18/8/2026), Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak lupa berbagi kepada saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang dilanda bencana gempa.
Viva Yoga menyebut rangkaian lomba dan kegiatan yang digelar di lapangan parkir kantor kementerian sebagai bentuk “pesta rakyat” untuk mensyukuri kemerdekaan. Namun, ia menekankan bahwa rasa bahagia tersebut harus diiringi dengan kepedulian sosial.
“Kepedulian harus dilakukan kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Kita tidak bisa menutup mata terhadap penderitaan mereka,” ujar Viva Yoga dengan nada serius di sela-sela sambutan perayaannya.
Ia mengungkapkan telah berkoordinasi dengan anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang mewakili daerah pemilihan (dapil) di NTT untuk segera menyalurkan bantuan dan melakukan aksi nyata bagi para korban gempa. Langkah ini dinilai penting sebagai wujud empati pemerintah dan masyarakat terhadap dampak bencana alam.
Sinergi Dua Kementerian
Dalam sambutannya, Viva Yoga juga menyoroti kuatnya sinergi antara Kementrans dan Kemendes PDTT, dua kementerian yang sebelumnya pernah berada dalam satu payung institusi. Ia menilai meski memiliki aksentuasi tugas yang berbeda, kedua kementerian kini bekerja dengan semangat kekeluargaan, kompak, dan saling melengkapi.
“Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, kita berkomitmen untuk terus melayani rakyat dengan terbaik. Indonesia harus semakin kuat, barokah, dan pemerintahnya hadir untuk masyarakat,” tegasnya.
Viva Yoga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah menyukseskan rangkaian acara HUT RI ke-81 ini. Ia berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan dalam perayaan ini dapat menjadi energi baru untuk bekerja lebih giat, sekaligus menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia selalu bersatu dalam suka maupun duka.
(Warianto)












