Formas Gelar Aksi Damai di Depan Kantor DPRD Tapteng, Suarakan Aspirasi Rakyat Kecil

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

https://www.liputankpk.com/Tapanuli Tengah — Puluhan massa yang tergabung dalam Forum masyarakat adil untuk semua(Formas) menggelar aksi damai di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (16/10/2025).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes dan penyampaian aspirasi masyarakat terkait berbagai persoalan publik yang dinilai belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Pantauan di lapangan, massa mulai berdatangan sekitar pukul 09.30 WIB titik kumpul di lapangan alun alun pandan dengan membawa sejumlah spanduk dan poster.

Koordinator aksi edyanto simatupang dalam orasinya menyampaikan bahwa Formas hadir untuk menyalurkan keresahan rakyat atas kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat bawah.

“Kami datang ke sini bukan untuk anarkis. Kami datang dengan damai, tapi tegas. Kami ingin DPRD Tapteng benar-benar mendengarkan suara rakyat yang selama ini terabaikan,” tegas koordinator aksi di hadapan aparat kepolisian yang berjaga di depan gerbang utama DPRD.

Dalam tuntutannya, Formas menyampaikan sedikitnya 8 poin utama, yakni:

1.agar DPRD tapteng mendukung kinerja inspektorat saat ini dalam melaksanakan tugas tugasnya.

2.agar DPRD tapteng mendukung inspektorat tapteng menindak lanjuti laporan masyarakat terkait penggunaan dana desa.

3.meminta inspektorat untuk memberikan informasi terkait oknum oknum pelaku pungli pada kepala desa.

4.meminta inspektorat menindak tegas anggotanya apabila terbukti melakukan kecurangan dalam tugas,hingga ke ranah hukum.

5.meminta inspektorat mengklarifikasi segala tuduhan atas penerimaan uang pengamanan dari kepala desa yang di duga dilakukan inspektorat tapteng.

6.meminta kepada bupati tapanuli tengah agar menindak para pelaku pelaku pungli dalam modus pengamanan bebas dari pemeriksaan inspektorat tapteng.

7.meminta kepada bupati tapanuli tengah masinton pasaribu agar memberikan kesempatan kepada inspektorat saat ini membuktikan kinerjanya ikut dalam visi misi pemkab tapteng”NAIK KELAS DAN ADIL UNTUK SEMUA”.

8.meminta kepada bupati tapanuli tengah untuk memperbaiki instalasi inspektorat tapteng dengan menambah keanggotaan inspektorat untuk bekerja lebih maksimal.

Formas mencatat, sejak Januari hingga September 2025 jumlah kegiatan pengawasan sudah mencapai 257 kegiatan. dengan objek pemeriksaan sebanyak 694 unit. sementara auditor dan PPUPD yang tersedia hanya 15 orang, jauh dari kebutuhan ideal 102 orang. artinya ada kekurangan 87 tenaga fungsional karena tugas Inspektorat bukan mengawasi masalah dana desa saja akan tetapi juga mengawasi dana BOS dana BOK dan JKN di 28 Puskesmas, pungutan liar di kecamatan monitoring gerakan pangan murah di 20 Kecamatan.
bukti kepala Inspektorat sudah bekerja soal pengawasan dana desa memutuskan 13 kepala desa di nanjokan tiga kepala desa diberhentikan secara permanen 10 orang lagi diberhentikan sementara dan sedang diproses secara hukum.

Untuk itu kami dari forum masyarakat formas mendukung kinerja kepala inspektorat kabupaten Tapanuli Tengah untuk lebih baik lagi lebih tegas lebih cepat serta meminta Pak Bupati masinton Pasaribu wakil bupati Mahmud Effendi Lubis untuk tetap mempertahankan Bapak Mus Mulyadi Malau menjadi kepala inspektorat kabupaten Tapanuli Tengah

Aksi damai ini mendapat pengawalan ketat dari personel Polres Tapanuli Tengah. bahwa aparat kepolisian diterjunkan untuk menjaga keamanan agar aksi berjalan tertib.

Tim:liputan KPK
Reporter: wp

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *